Kompas.com - 22/06/2013, 17:42 WIB
Dua kendaraan rantis Brimob Polda DIY disiagakan di sisi selatan Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis (20/6/2013) pagi.

KOMPAS/A BUDI KURNIAWANDua kendaraan rantis Brimob Polda DIY disiagakan di sisi selatan Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis (20/6/2013) pagi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sidang kedua kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Cebongan, Sleman akan digelar kembali, Senin (24/6/2013) dengan agenda sidang, pembacaan eksepsi.

Pengamanan dari pihak TNI dan Polri tetap akan dilakukan seperti di sidang perdana dan tidak ada menambah jumlah personel. "Pengamanan akan tetap seperti sidang sebelumnya, tidak ada penambahan personil," terang Komandan Detasemen Polisi Militer IV/2 Yogyakarta, Letnan Kolonel (Cpm) Jefridin, Sabtu (22/6/2013).

Jefridin mengungkapkan, pengamanan di dalam ruangan juga tetap masih ada, hanya tidak terlalu banyak. "Jika terlalu banyak ditakutkan TNI dikira intervensi sidang," ucapnya.

Terkait banyaknya pengamanan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat seperti saat jalannya sidang perdana, Jefri menegaskan, hal itu bukan kewenangannya. "Ormas itu di luar kewenangan kita," kilahnya.

Di tempat berbeda, Humas Polda DIY, AKBP Anny Pudjiastuti mengatakan, pengamanan yang dilakukan Polri hanya sebatas dukungan saja. "Kita hanya memberikan keamanan di luar kompleks Pengadilan. Untuk pengamanan di dalam domain dari militer," kata Anny.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil evaluasi jalanya sidang pertama pada Kamis (20/6/2013) lalu, Komnas HAM menemukan banyaknya insiden yang terjadi selama proses persidangan.

Beberapa insiden yang menjadi sorotan Komnas HAM yakni, dilarangnya warga dari etnis Indonesia Timur untuk menyaksikan sidang oleh beberapa elemen masyarakat. Lalu, adanya pengunjung sidang yang membawa senjata tajam, selain itu juga adanya intimidasi berupa hujatan dan cacian terhadap Komnas HAM.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

    Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

    Regional
    Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

    Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

    Regional
    Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

    Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

    Regional
    798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

    Regional
    Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

    Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

    Regional
    PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

    PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

    Regional
    Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

    Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

    Regional
    Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

    Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

    Regional
    Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

    Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

    Regional
    Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

    Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

    Regional
    Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

    Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

    Regional
    Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

    Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

    Regional
    Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

    Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

    Regional
    Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

    Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

    Regional
    Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

    Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X