Kompas.com - 22/06/2013, 16:42 WIB
Warga lanjut usia mendatangi Kantor Pos Besar, Yogyakarta, untuk mengambil dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp 300.000, Sabtu (22/6/2013). Dana BLSM di wilayah Kota Yogyakarta disalurkan kepada 16.031 Rumah Tangga Sasaran (RTS). KOMPAS/Ferganata Indra RiatmokoWarga lanjut usia mendatangi Kantor Pos Besar, Yogyakarta, untuk mengambil dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp 300.000, Sabtu (22/6/2013). Dana BLSM di wilayah Kota Yogyakarta disalurkan kepada 16.031 Rumah Tangga Sasaran (RTS).
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) mengaku tidak akan memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dana BLSM yang sudah diterima akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan lain yang mendesak saat ini.

"Sudah lima bulan saya tidak bisa membayar tagihan PDAM. Karenanya, uang ini akan digunakan untuk membayar tagihan air. Kebetulan belum diputus oleh PDAM," kata warga Kelurahan Pringgokusuman Karmi usai menerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) di Kantor Pos Besar Yogyakarta, Sabtu (22/6/2013).

Rata-rata tagihan air Karmi dalam satu bulan adalah Rp 55.000. Perempuan berusia 54 tahun tersebut sehari-hari bekerja berjualan nasi bungkus di Stasiun Tugu dengan pendapatan yang tidak pasti.

Sementara itu, Painem (80) mengatakan akan memanfaatkan uang yang diterimanya untuk menambah modal usaha berjualan nasi bungkus di Pasar Beringharjo.

"Harga bahan kebutuhan pokok di pasar sudah naik sehingga hasil penjualan nasi bungkus kemarin sudah tidak dapat digunakan untuk membeli bahan makanan. Karenanya, uang ini akan digunakan untuk kulakan," kata warga Kelurahan Pringgokusuman Kecamatan Gedongtengen yang datang ke kantor pos diantar oleh anak laki-lakinya ini.

Hal senada dinyatakan Hari Sukihartono yang akan memanfaatkan bantuan langsung sementara masyarakat itu untuk menambah modal usahanya membuat tas sepeda motor.

"Namanya kerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Karenanya, uang ini bisa digunakan untuk tambahan modal usaha," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun pencairan BLSM hari pertama di Kota Yogyakarta baru dikhususkan untuk 1.091 warga di Kecamatan Gedongtengen, namun ada sejumlah warga dari kecamatan lain yang ikut datang ke kantor pos.

Seperti yang dialami warga Kecamatan Wirobrajan Untung Wahyono yang terpaksa pulang dengan tangan kosong.

"Dari informasi petugas pos yang mengantarkan  surat, uang BLSM bisa diambil hari ini di Kantor Pos Besar. Tetapi ternyata masih harus menunggu jadwal," katanya.

Kantor Pos Besar Yogyakarta sudah menyulap halaman belakangnya sebagai tempat pencairan BLSM. Di halaman tersebut didirikan tenda yang dilengkapi tempat duduk untuk masyarakat yang menunggu antrian pencairan dana.

Kantor pos juga sudah menyiapkan enam petugas verifikasi serta empat loket pembayaran.

"Untuk hari ini, pencairan hanya dikhususkan untuk Kecamatan Gedongtengen dan ditambah 260 warga Kelurahan Kadipaten karena ada kegiatan "launching" BLSM mendadak oleh Menpora Roy Suryo," kata Kepala Kantor Pos Yogyakarta Felix Firmano.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Sumber Antara
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

    ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

    Regional
    Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

    Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

    Regional
    Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

    Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

    Regional
    Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

    Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

    Regional
    Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

    Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

    Regional
    Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

    Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

    Regional
    Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

    Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

    Regional
    Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

    Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

    Regional
     Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

    Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

    Regional
    Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

    Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

    Regional
    Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

    Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

    Regional
    Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

    Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

    Regional
    Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

    Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

    Regional
    Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

    Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

    Regional
    Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

    Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.