Diduga Digampar Cagub Maluku, Karyawan Lion Air Itu Menangis

Kompas.com - 22/06/2013, 15:09 WIB
Ilustrasi. Pesawat Boeing 737-900ER milik maskapai penerbangan Lion Air. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Ilustrasi. Pesawat Boeing 737-900ER milik maskapai penerbangan Lion Air.
|
EditorHeru Margianto
AMBON, KOMPAS.com - Fandi, karyawan Lion Air di bandara internasional Pattimura Ambon yang diduga digampar calon gubernur Maluku Abdullah Vanath, menangis. Fandi digampar di bagian wajahnya,  Sabtu (22/6/2013) pagi.

Peristiwa naas tersebut terjadi ketika Vanath yang saat itu hendak berngkat ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion Air ketinggalan pesawat. Sumber Kompas.com di Bandara Pattimura Ambon yang sempat menyaksikan kejadian itu -yang enggan namanya dipublikasikan- mengatakan, Vanath marah–marah karena ketinggalan pesawat. Fandi yang hendak mengantar Vanath ke pimpinan Lion Air kena amuk. Fandi langsung digampar di bagian wajahnya.

“Saya lihat karena saya berada di situ, korban menangis saat digampar,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Vanath yang sedianya berangkat dengan penerbangan Lion Air, Sabtu pagi tadi, ketinggalan pesawat karena nongkrong di kantin di Bandara tersebut. Saat hendak ke ruang tunggu, ternyata pesawat yang akan ditumpanginya telah take-off.

Karena emosi, Vanath marah–marah dan mencoba menemui pimpinan Lion Air. Saat itulah, petuga Lion Air yang diketahui bernama Fandi lalu mengantar Vanath ke pimpinannya, namun entah mengapa, Fandi lalu digampar di bagian wajahnya. Dalam berita sebelumnya Fandi disebut dipukul.

Tidak terima dengan perlakuan Vanath yang juga Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fandi melaporkannya ke Polsek Bandara. Namun, Kapolsek Bandara AKP Fredy Jamal kepada Kompas.com mengatakan, insiden tersebut hanya salah paham biasa. Dia membantah telah terjadi penganiayaan yang dilakukan Vanath terhadap salah satu petugas Lion Air di Bandara tersebut.

“Tidak ada penganiayaan, ini cuma salah paham saja, tidak ada yang dipukuli, saya dari pagi ada di sana,” kata Fredy.

Menurutnya, salah paham tersebut terjadi saat pengurusan boarding pass, namun tidak ada sama sekali penganiayaan. Saat ini kata Fredy, Abdullah Vanath telah berangkat ke Jakarta dengan pesawat Garuda.

“Tidak ada apa–apa, saya juga sudah laporkan ke pimpinan, kalian (wartawan) juga bisa tanyakan langsung ke sana. Saat ini Pak Vanath sudah ke Jakarta dengan pesawat Garuda,”jelasnya.

Pimpinan Lion Air di Bandara Pattimura, Amal Bin Tahir yang coba dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya tidak mau berkomentar banyak dan hanya berkata, “Sabar dulu lah saat ini dia (Fandi) sedang bersama saya,” kata Tahir singkat.

Sementara Vanath yang coba dikonfirmasi terkait kasus tersebut, belum berhasil dihubungi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.