Setengah Botol Bensin Eceran di Lembata Dihargai Rp 10.000

Kompas.com - 21/06/2013, 22:20 WIB
Ilustrasi: Bensin eceran. KOMPAS/AGUS SUSANTOIlustrasi: Bensin eceran.


LEWOLEBA, KOMPAS.com — Harga bensin secara eceran dengan takaran setengah botol minuman air mineral ukuran 1,5 liter di Lewoleba, ibu kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), mencapai Rp 10.000.

Ama Bediona, salah seorang penjual bensin eceran di Jalan Eropaun mengatakan kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2013), penjual bensin eceran menaikkan harga.

Penyebabnya, lanjut Ama, sejak Senin (17/6/2013), SPBU setempat sudah membatasi pembelian BBM. 

“Sejak hari Senin pembelian BBM sudah dibatasi, yakni untuk motor kecil, seharinya hanya dikasih jatah tiga liter dan motor besar lima liter, sementara untuk mobil batas pengisian maksimalnya Rp 100.000 sehingga kami terpaksa mengurangi takaran bensin di dalam botol,” kata Ama Bediona.

Dia menambahkan, beberapa penjual bensin eceran sebelumnya juga sudah mengurangi takaran saat mendengar isu kenaikan BBM.

“Kalau kami baru kurangi takaran bensin di dalam botol sejak Senin ini, sementara yang lainnya sudah sejak Mei,” tambah dia.

Ama Bediona berharap pemerintah tidak menaikkan harga BBM karena akan menyengsarakan masyarakat.

”Kita jangan hanya melihat soal kenaikan BBM saja. BBM belum naik, tetapi harga sembako sudah naik lebih dulu,” keluhnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X