Kompas.com - 21/06/2013, 16:13 WIB
|
EditorKistyarini

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belum diumumkan, tetapi para sopir angkutan daerah dan angkutan kota di Polewali Mandar sudah menaikkan tarif secara sepihak.

Mereka beralasan, harga-harga kebutuhan pokok sudah naik, begitu juga dengan harga oli dan onderdil kendaraan.

Sejumlah sopir antardaerah jurusan Pinrang, Makassar, Majene, dan Mamuju misalnya sudah mulai menaikkan tarif kepada para penumpangnya. Tarif angkutan jurusan Pinrang-Polewali-Pinrang yang biasanya Rp 12.000 menjadi Rp 20.000 per penumpang. Bahkan sopir angkutan antarprovinsi menaikkan tarif Rp 25.000.

Para penumpang yang diminta membayar tarif lebih tinggi itu memprotes sopir, tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Para penumpang lain yang tidak mau bertengkar dengan sopir pun terpaksa membayar tarif sesuai permintaan sopir.

Meskipun demikian, tidak semua sopir angkutan umum melakukan hal yang sama. Mereka memilih bersabar dan menunggu pengumuman resmi pemerintah soal kenaikan harga BBM dan dari Organda tentang kenaikan tarif angkutan umum.

"Sebenarnya penghasilan dengan tarif normal sudah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan operasional. Harga oli dan onderdil sudah naik. Belum lagi barang-barang kebutuhan pokok," kata Muhammad, seorang sopir angkutan antardaerah jurusan Polewali-Pinrang, kepada Kompas.com, Jumat (21/6/2013).

Menurut Muhammad, kenaikan harga itu dimulai sejak ada rencana kenaikan BBM beberapa waktu lalu. "Waktu itu harga sudah mulai naik," ujar Muhammad, yang berharap tarif angkutan naik 20 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

    2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

    Regional
    Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

    Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

    Regional
    Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

    Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

    Regional
    3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

    3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

    Regional
    Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

    Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

    Regional
    Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

    Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

    Regional
    Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

    Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

    Regional
    Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

    Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

    Regional
    Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

    Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

    Regional
    Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

    Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

    Regional
    Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

    Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

    Regional
    Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

    Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

    Regional
    Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

    Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

    Regional
    Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

    Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

    Regional
    Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

    Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.