Kompas.com - 20/06/2013, 18:04 WIB
Warga Syiah yang selama ini ditempatkan di GOR Tennis Sampang dipindahkan ke Puspa Agro, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (20/6/2013) SURYA/MUCHSINWarga Syiah yang selama ini ditempatkan di GOR Tennis Sampang dipindahkan ke Puspa Agro, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (20/6/2013)
|
EditorGlori K. Wadrianto

PAMEKASAN, KOMPAS.com
 — Setelah 175 warga Syiah asal Desa Karang Gayam, Kecamatan Karang Penang, dan Desa Bluuran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, direlokasi ke tempat hunian sementara di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (20/6/2013) sore, harta kekayaan mereka seperti tanah, rumah, ternak, dan lainnya ditinggalkan di kampung halaman.

Mereka semakin jauh dari kampung halaman yang sudah sembilan bulan ditinggalkan sejak kerusuhan pecah pada akhir Agustus tahun 2012 lalu.

Agar harta kekayaan mereka tidak hilang, Fudholi Ruham, pengasuh pesantren Al Fudhola, Pamekasan, Jawa Timur, yang juga pengurus Barisan Silaturrahim Ulama Pesantren Madura (Bassra) mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sampang segera membuat sertifikat atas tanah dan bangunan milik warga Syiah. Sebab hal itu merupakan komitmen bersama antara tokoh masyarakat dan Pemkab Sampang sendiri.

“Meskipun mereka sudah direlokasi, tetapi harta kekayaannya harus dijaga oleh aparat dan pemerintah agar tidak jatuh kepada orang lain,” terangnya.

Dijelaskan Fudholi, selama berada di tempat hunian sementara, warga Syiah diminta agar tidak kembali ke kampung halamannya. Apalagi bila dilakukan secara diam-diam. Maka bisa memicu kemarahan warga Desa Bluuran dan Desa Karang Gayam.

“Mereka boleh kembali ke kampung halamannya jika mereka sudah berikrar untuk kembali ke ajaran Sunni,” kata Fudholi.

Oleh sebab itu, pihaknya berpesan kepada seluruh warga Syiah agar jangan pernah kembali ke kampung halamannya sebelum berubah ke ajaran Sunni. Jika memaksa, ulama tidak bisa melindunginya dari kemarahan warga.

“Jangan salahkan warga jika hukum adat mereka terapkan kepada warga Syiah,” kata Fudholi, tanpa menjelaskan ringkas maksud hukum adat yang dimaksudkan.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

    Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

    Regional
    Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

    Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

    Regional
    Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

    Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

    Regional
    H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

    H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

    Regional
    12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

    12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

    Regional
    Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

    Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

    Regional
    Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

    Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

    Regional
    Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

    Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

    Regional
    Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

    Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

    Regional
    Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

    Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

    Regional
    Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

    Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

    Regional
    Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

    Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

    Regional
    Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

    Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

    Regional
    Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

    Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

    Regional
    Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

    Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X