Kompas.com - 20/06/2013, 10:06 WIB
Dua belas anggota Kopassus Kandangmenjangan Kartasura, yang menjadi terdakwa kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman, memasuki Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis (20/6/2013). KOMPAS.com/Yustinus wijaya kusumaDua belas anggota Kopassus Kandangmenjangan Kartasura, yang menjadi terdakwa kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman, memasuki Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kamis (20/6/2013).
|
EditorKistyarini
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang sidang perdana kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cebongan Sleman, Kamis (20/6/2013), akses jalur lambat di depan Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta ditutup.

Sidang perdana kasus penyerangan Lapas Cebongan dengan terdakwa 12 anggota Kopassus Kandangmenjangan Kartasura ini dimulai pada pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, sejak pukul 08.00 Wib pihak kepolisian sudah melakukan penutupan jalur lambat Jalan Ringroad Timur Banguntapan, Bantul. Penutupan dilakukan mulai dari perempatan Jalan Wonosari ke arah utara, atau jalur yang melewati depan Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta.

Tampak disiapkan pula dua mobil Barakuda dan satu mobil Gegana di depan pengadilan Militer II-11 Yogyakarta. "Ada ratusan personel gabungan yang diturunkan. Total ada 450 personel," terang Komandan Satuan Brimob Polda DIY, Kombes Pol Gatot Sudibyo, Kamis pagi.

Sementara itu ke-12 tersangka anggota Kopassus Kandang Menjangan Kartosura sekitar pukul 08.30 Wib sudah tiba di pengadilan Militer II-11 Yogyakarta. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Regional
    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Regional
    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Regional
    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Regional
    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Regional
    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Regional
    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Regional
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Regional
    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Regional
    Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

    Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

    Regional
    Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

    Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

    Regional
    Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

    Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

    Regional
    KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

    KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

    Regional
    Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

    Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

    Regional
    Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

    Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X