Kompas.com - 20/06/2013, 08:40 WIB
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 12 terdakwa kasus penembakan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan akan diadili di Pengadilan Militer Yogyakarta, Kamis (20/6/2013) ini. Persidangan mereka dipersiapkan secara khusus, termasuk langkah pengawalan terhadap terdakwa. Bahkan, persidangan itu akan dihadiri tiga hakim agung.

Kemarin, beberapa anggota Denpom IV/2 Yogyakarta dan Pengadilan Militer (Dilmil) II-11 Yogyakarta menggelar geladi bersih tata cara pengawalan terhadap 12 anggota Kopassus yang menjadi terdakwa tersebut.

Dalam sidang-sidang militer sebelumnya, geladi bersih seperti ini jarang dilakukan.

Wakil Kepala Dilmil II-11 Yogyakarta Mayor (Chk) Warsono mengatakan, pengawalan selama persidangan akan dilakukan oleh Polisi Militer. ”Dua Polisi Militer berjaga di pintu masuk ruang sidang dan dua Polisi Militer lain mengawal para terdakwa dari luar ruang sidang hingga di hadapan majelis hakim. Sebenarnya, prosedur seperti ini juga berlaku untuk sidang-sidang lain,” ujarnya.

Di ruang sidang mulai dipasang layar monitor. Menurut rencana, di luar ruang sidang juga akan dipasang beberapa layar monitor agar masyarakat umum dapat memantau persidangan.

Sejak Rabu pukul 06.30, ke-12 terdakwa telah dipindahkan dari tahanan Pomdam IV/Diponegoro ke Denpom IV/2 Yogyakarta. ”Selama proses persidangan, seluruh terdakwa akan ditahan di sini. Mereka berada dalam satu sel berukuran 5 meter x 6 meter persegi,” ujar Komandan Denpom IV/2 Yogyakarta Letnan Kolonel (CPM) Jefridin Adrian.

Menurut Jefridin, untuk mengamankan 12 terdakwa, Denpom IV/2 Yogyakarta menyiagakan 14 personel Polisi Militer yang terdiri dari satu regu Polisi Militer berjumlah sembilan orang yang disiagakan di ruang penjagaan dan empat orang Polisi Militer di ruang tahanan. Sementara itu, untuk mengawal para terdakwa dari rumah tahanan hingga tempat persidangan, Denpom IV/2 Yogyakarta menerjunkan satu regu Polisi Militer berjumlah sembilan orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Video telekonferensi

Untuk menjamin agar 42 saksi dalam kasus ini bisa memberikan kesaksian dengan bebas dan tanpa tekanan, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyiapkan fasilitas video telekonferensi bagi para saksi yang bisa bersaksi tanpa hadir di persidangan secara langsung.

”Kami tinggal menunggu kepastian (pemakaian video telekonferensi) dari majelis hakim yang akan mengadili kasus ini,” kata anggota LPSK, Inspektur Jenderal (Purn) Teguh Soedarsono.

Perbuatan para terdakwa, yaitu anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan Kartasura, tersebut dilakukan pada 23 Maret 2013. Mereka dituduh menembak mati empat tahanan LP Cebongan dalam ruang tahanan LP Cebongan. Kasus ini menarik perhatian publik hingga skala internasional.

Komisioner Komisi Yudisial, Imam Anshori Saleh, dan tiga hakim agung, yakni Imron Anwari (Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung), Gayus T Lumbuun, dan Andi Ayub, dipastikan hadir memantau sidang ini.

”KY ingin mengetahui apakah fair trial terlaksana pada penyidangan tersebut. Kalau ada contempt of court, KY akan mengambil langkah hukum ataupun nonhukum,” ungkap Imam Anshori Saleh. (ABK/ANA)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.