Kompas.com - 19/06/2013, 15:11 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi terpaksa menembak Hafis, salah seorang pengedar narkoba yang biasa melakukan transaksi di parkiran Cempaka Mas, Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat. Saat akan ditangkap polisi undercover (menyamar), Hafis malah melawan.

Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal (Pol) Arman Depar, penangkapan yang terjadi pada Senin (17/6/2013) bermula dari informasi yang diterima pihak kepolisian terkait transaksi di lokasi tersebut. Setelah itu, anggota kepolisian melakukan undercover buy (polisi berpura-pura sebagai pembeli).

"Beberapa orang (empat orang) dipimpin tersangka Hafis menghampiri anggota yang sudah menyamar sebagai pembeli," kata Arman di Gedung Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (19/6/2013).

Setelah menghampiri petugas yang menyamar, Hafis kemudian melakukan transaksi. Saat terjadinya transaksi, petugas lalu berupaya melakukan penangkapan terhadap Hafis dan kawan-kawannya. Di saat tiga pelaku lainnya melarikan diri, Hafis malah melawan petugas.

"Tersangka melakukan perlawanan dan berusaha merebut senjata api milik anggota. Dengan terpaksa dan mendesak, akhirnya tersangka dilumpuhkan di kaki kanan," ujar Arman.

Petugas kemudian memberikan pertolongan kepada Hafis dengan membawanya ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Satu bungkus plastik klip berisikan kristal yang diduga sabu seberat 391 gram diamankan dari tangan Hafis. Tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X