Pengantin Baru Ini Ditangkap Polisi karena Mencuri

Kompas.com - 18/06/2013, 13:43 WIB
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Pasangan TR (17) dan II (21) tak sempat menikmati bulan madu. Saat usia perkawinannya baru dua hari dia harus menginap di hotel prodeo.

TR dan II harus rela mendekam di tahanan Mapolres Bandung karena kasus pencurian motor. Polres Bandung juga menangkap dua wanita lainnya berinisial NN dan PP sebagai penadah kendaraan bermotor. Juga DM alias Ibeng (21).

TR mengaku sudah berpacaran selama tiga tahun dengan II. Selama berpacaran ia sudah sering melakukan aksi kriminalnya bersama suami yang baru dinikahinya. Suaminya merupakan residivis dalam kasus yang sama.

"Suami memang dari dulu tidak punya pekerjaan. Jadi semenjak pacaran suka ngajak saya buat melakukan pencurian motor. Baru bulan Januari kemarin suami keluar dari penjara," ujar TR di Mapolres Bandung, Selasa (18/6/2013).


Modus operasi yang dilakukan oleh TR bersama komplotannya dengan mengajak korbannya untuk pergi bermain ke kebun teh. Setiap melakukan aksinya, TR berperan sebagai pembuka jalan atau orang yang mengajak korban. Sementara II dan DM telah menunggu korbannya di lokasi yang telah ditentukan.

"Suami saya dan temannya DM sudah menunggu di lokasi. Sebelumnya saya mengajak korban untuk pergi ke lokasi itu. Setibanya di lokasi suami saya langsung menodongkan pisau ke korban dan mengambil sepeda motor korban," katanya.

Ia mengaku melakukan aksinya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sepeda motor yang dicurinya kemudian dijual kepada NN, PP dan AR yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X