Kompas.com - 17/06/2013, 19:10 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com — Meski azan maghrib berkumandang, mahasiswa masih saja terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian, di depan bekas kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar, Senin (17/6/2013) malam.

Warga yang kesal atas ulah mahasiswa lalu mengejar mereka. Kebetulan di lokasi terdapat tiga unit motor milik mahasiswa pedemo. Warga pun melampiaskan kekesalannya dengan membakar ketiga motor.

Hingga kini, belum diketahui siapa pemilik ketiga motor tersebut. Setelah membakar tiga motor, warga kembali menyeret sebuah motor dari dalam kawasan bekas kampus UIN dan hendak membakarnya. Namun, aksi warga berhasil dihentikan sehingga motor tersebut selamat.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Muslim Indonesia (UMI), dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian saat berdemonstrasi menolak kenaikan harga BBM di tiga lokasi berbeda yakni di depan kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan Sultan Alauddin, Senin (17/6/2013) sekitar pukul 17.30 Wita sampai malam hari.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X