Kompas.com - 17/06/2013, 17:44 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

LANGGUR, KOMPAS.com - Setelah sempat tertunda selama sepekan, pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tenggara, yang sedianya dilakukan bersamaan dengan pemilihan Gubernur Maluku pada 11 Juni lalu, akhirnya digelar, Senin (17/6/2013).

Pilkada Maluku Tenggara diikuti enam pasangan, yakni pasangan nomor urut 1 Longginus Sangur-Abdur Rasid Wokanubun, 2 Andrias Rentanubun-Yunus Serang, 3 H.M.Thaher Hanubun-Gabriel Habel Hukubun, 4 Samuel Resubun-Muti Matdoan, 5 Josep Renmeuw-Wardatu Uar, dan 6 Yosep Sikteubun-Dzulkifli Rettob.

Warga Kabupaten Maluku Tenggara, yang memiliki hak pilih mendatangi sejumlah tempat pemungutan suara dan memberikan hak pilihnya. Jumlah pemilih yang mengikuti Pilkada Malra berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) berjumlah 68.011 orang dengan jumlah TPS 270 unit.

Warga Malra, Rony Resubun, Senin siang, mengakui jika warga di Malra telah memilih pasangan bupati dan wakil bupati Maluku tenggara hari ini, setelah sebelumnya sempat tertunda karena adanya insiden kecurangan pada sejumlah kotak suara. "Benar, sudah dilakukan pemilihan. Warga Maluku Tenggara telah menggunakan hak pilihnya, setelah pada pekan lalu tertunda," kata Rony.

Kesepakatan pemungutan suara dilakukan pada hari ini setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Tenggara, Panwaslu dan pemerintah daerah memutuskan pilkada Bupati dan Wabub setempat yang mengalami penundaan akan diselenggarakan pada 17 Juni 2013.

"Pemungutan suara hari ini sesuai keputusan bersama antara KPU, Panwas, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara serta DPRD," kata Ketua KPU Maluku Tenggara Joppy Renjaan di Langgur.

Joppy menyatakan, keputusan itu mendapat persetujuan dan dukungan penuh dari Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Ketua KPU Maluku Idrus Tatuhey serta Ketua Panwas Maluku Dumas Manery, yang berkunjung ke Langgur dan menggelar pertemuan bersama pada Jumat (14/6/2013) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara ditunda karena terjadi kecurangan di 40 kotak suara, sehari sebelum dilakukan pemilihan, KPU setempat bersama para kandidat lalu membatalkan pilkada Maluku Tenggara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.