Kompas.com - 17/06/2013, 17:29 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sekitar 500-an mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin yang bergabung dengan warga memblokade Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Senin (17/6/2013) petang. Bahkan, massa mulai merusak fasilitas umum seperti rambu-rambu lalu lintas.

Ratusan massa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ini memblokade Jalan Sultan Alauddin Makassar yang merupakan jalur trans Sulawesi penghubung kota Makassar dengan kabupaten di wilayah selatan Sulsel.

Berdasarkan pantuan Kompas.com, massa berkumpul di tengah jalan sambil membakar ban bekas dan merusak rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, massa juga menghamburkan batu-batu di tengah jalan seperti ingin perang batu. Akibatnya, arus kendaraan dari Kota Makassar ke arah Kabupaten Gowa menjadi terganggu.

Di lokasi blokade jalan, terlihat tak satupun aparat keamanan berjaga. Pengalihan arus lalu lintas bahkan dilakukan oleh warga ke jalur alternatif lainnya.

Sementara itu, ratusan massa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo. Mereka mulai berbuat anarkistis, dan bahkan sebagian dari mereka melakukan aksi pelemparan batu.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X