Kompas.com - 17/06/2013, 15:48 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertamina menyatakan terdapat kenaikan permintaan untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium menjelang keputusan kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut. 

"Jadi ada kenaikan sebesar 3 persen, masih aman, lebih rendah dibandingkan dengan kenaikan pada pasca lebaran yang biasanya 10 persen," kata Ali Mundakir VP Comunnication Pertamina, di Jakarta, Senin (17/6/2013).

Kenaikan itu mulai dirasakan semenjak H-7 hingga pada hari ini. Jika biasanya ada permintaan sebesar 80.000 barel per hari maka pada sepanjang masa itu permintaan premium secara rata-rata mencapai 81.000 barel per hari. Sedangkan permintaan solar malah alami penurunan karena liburnya sejumlah perusahaan transportasi dan kargo.

"Premium memang menaik namun kita berusaha jaga agar konsumsi BBM bersubsidi tidak menaik terus menerus," katanya.

Cara untuk mengatasinya adalah dengan menerapkan  mekanisme pengawasan melalui Radio Frequency Identification (RFID) di berbagai SPBU di Indonesia. Untuk tahap pertama penerapan pembatasan pemakaian BBM bersubsidi melalui RFID  akan diterapkan di SPBU se - DKI Jakarta. Selanjutnya akan disebar ke wilayah lainnya di indonesia.

"Pada Juli ini RFID sudah siap di SPBU DKI Jakarta,  setelah itu baru kami fokuskan ke wilayah lainnya di seluruh indonesia semoga tidak adanya kelebihan permintaan atas BBM bersubsidi," katanya. (Arif Wicaksono)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.