Kompas.com - 17/06/2013, 15:21 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com — Sebanyak 31 siswa SDN Bisafe, Kecamatan Musi, kelaparan akibat terlalu lama mengantre di kantor pos setempat untuk menerima bantuan siswa miskin. Bahkan ada salah seorang di antaranya sampai muntah-muntah. Siswa yang muntah ialah Jefrianus Atamau, siswa kelas IV SDN Bisafe.

Fransiska Niron, guru SDN Bisafe yang mendampingi 31 siswa penerima BSM, saat ditemui Kompas.com di kantor Pos dan Giro Kefamenanu, Senin, mengatakan, pihaknya sudah mendatangi kantor pos sejak pukul 9.00 Wita dan baru dialayani petugas sekitar pukul 14.20 Wita, sehingga banyak siswanya yang kelaparan.

"Kami datang sejak tadi pagi sehingga banyak siswa yang lapar dan saya barusan beli makan untuk mereka dan Jefrianus memang tadi pagi dia tidak makan, sehingga meskipun dikasih makan tetap saja dia muntah. Jefrianus sudah dua kali muntah. Karena itu saya sudah telepon kepala sekolah untuk infokan hal ini," jelas Fransiska.

Menurut Fransiska, kebijakan baru yang dikeluarkan agar siswa sendiri yang datang langsung ke kantor untuk menerima bantuan memang dirasakan baik, tetapi efek yang ditimbulkan seperti ini yakni siswa harus lama menunggu.

"Kalau dulu, kepala sekolah sendiri yang datang ambil dana bantuan itu, kemudian baru diserahkan kepada para siswa di sekolah, namun sekarang justu siswalah yang harus datang sendiri," kata Fransiska.

Fransiska mengatakan, 31 siswa di sekolahnya yang mendapat bantuan itu yakni siswa kelas II sampai VI dengan rincian untuk kelas II sampai V sebesar Rp 360.000, sementara kelas VI Rp 180.000.

Pantauan Kompas.com, terlihat para siswa yang lelah terpaksa harus duduk di lantai dan kursi yang tersedia. Bahkan sebagiannya lagi tidur-tiduran di lantai kantor pos.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, baju dan celana Jefrianus terlihat penuh dengan muntah. Dia duduk dengan kondisi tubuh yang lemah dan dikelilingi oleh guru dan teman-temannya.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X