Demo BBM, Mahasiswa Makassar Tutup Jalan Tol

Kompas.com - 17/06/2013, 12:54 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS,com — Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga digelar ratusan mahasiswa dan aktivis Makassar. Pengunjuk rasa dari gabungan mahasiswa berbagai universitas dan aktivis memusatkan aksi unjuk rasa di Jalan Layang (fly over) Makassar, Senin (17/6/2013).

Dalam aksi unjuk rasa itu, massa menutup Jalan Tol Reformasi dan menyandera sebuah truk kontainer. Dengan membentangkan spanduk dan bendera organisasi mereka, pedemo berorasi dengan menggunakan pengeras suara.

Selain itu, mahasiswa juga membakar ban bekas di perempatan Jalan Urip Sumoharjo- Jalan Pettarani- Jalan Tol Reformasi. "Jika BBM dinaikkan, SBY harus turun," teriak pedemo.

Aisya, salah seorang demonstran dari kalangan ibu-ibu yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Miskin Kota mengatakan, pemerintah harus mempertimbangkan kenaikan harga BBM. Sebab, kebijakan itu akan mempersulit hidup masyarakat.

"Kalau sekarang mau naik harga BBM, bisa makin sulit hidup rakyat. Kenaikan harga BBM memengaruhi kenaikan bahan kebutuhan pokok, kemudian tinggal beberapa hari lagi harga kembali naik jelang Ramadhan dan Lebaran. Jadi kalau dilihat dalam kurung waktu satu bulan lebih, kenaikan harga kebutuhan bisa tiga kali. Jelas ini akan membunuh rakyat," beber Aisya.

Aksi demonstrasi yang berlangsung di Kota Makassar difokuskan di bawah fly over atau jembatan layang. Namun, sebelumnya, mahasiswa berkumpul dan berorasi di depan kampus masing-masing seperti di Universitas Hasanuddin (Unhas) di Jalan Perintis Kemerdekaan; Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Universitas 45 Makassar di Jalan Urip Sumoharjo; Universitas Islam Negeri (UIN) di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jl Sultan Alauddin; dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) di Jalan Sultan Alauddin.

Aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga BBM berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan TNI. Unjuk rasa menyebabkan arus lalu lintas di beberapa titik di Kota Makassar macet. Sebagian kendaraan diarahkan oleh petugas polisi lalu lintas ke jalur alternatif.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X