Kompas.com - 17/06/2013, 12:04 WIB
|
EditorKistyarini

KEDIRI, KOMPAS.com - Hujan deras yang turun selama sekitar lima jam di Kota Kediri, Jawa Timur, menyebabkan ratusan rumah warga terendam banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa, Senin (17/6/2013).

Ratusan rumah tersebut tersebar di beberapa kawasan dengan kondisi paling parah berada pada Kelurahan Ngampel di Kecamatan Mojoroto serta Kelurahan Kaliombo di Kecamatan Kediri Kota.

Pada kawasan Kaliombo, banjir menggenangi sekitar 200 rumah yang terletak di kawasan Perumahan Bumi Asri. Sedangkan pada Kelurahan Ngampel, terdapat sekitar 270 rumah khususnya pada 12 Rukun Tetangga di empat wilayah rukun warga. Bahkan pada pada RT 12, RT 6 serta RT 1 Kelurahan Ngampel, ketinggian air mencapai pinggang.

Wakil Ketua RW di Kelurahan Ngampel, Dwi Prayogo, mengatakan, air mulai datang dan menggenangi rumah di saat para warga sedang terlelap tidur, yaitu sekitar pukul 03.00 dini hari. "Banjir ini merupakan kejadian terparah sejak dua tahun terakhir ini," kata Dwi Prayogo.

Wali Kota Kediri, Samsul Azhar mengatakan, penyebab banjir diantaranya adalah buruknya kondisi saluran air. Dalam pengamatannya, Samsul menambahkan, banyak warga yang kurang peduli pada lingkungan misalnya dengan membuang sampah sembarangan sehingga berdampak pada penyempitan saluran air.

"Tadi saya sudah instruksikan kepada PU untuk membuat perencanaan (pembangunan) yang baik," kata Samsul saat melakukan inspeksi mendadak di lokasi banjir.

Pemerintah Kota Kediri menyiapkan bantuan berupa sembilan bahan pokok untuk disalurkan kepada korban banjir. Selain itu, Samsul juga menjanjikan bantuan bagi petani yang merugi karena bencana ini.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X