Walhi NTT: Oekopa Lumbung Pangan, Bukan Tambang

Kompas.com - 16/06/2013, 00:36 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai wilayah Desa Oekupa, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, tak layak dijadikan lokasi pertambangan.

Meski demikian kini PT Gema Energi Indonesia sudah memulai aktivitas penambangan mangan di wilayah desa tersebut.

Direktur Walhi NTT, Heribertus Naif, kepada Kompas.com, Sabtu (15/6/2013) malam, mengatakan daerah Oelopa tersebut, selain menjadi lumbung beras juga merupakan daerah penyangga yang menjamin ketersediaan air bagi lahan persawahan bagi daerah Oekopa, Oerinbesi dan Lurasik.

"Pertambangan yang sangat dekat dengan perumahan warga, sumber air dan kawasan hutan akan merusak ekosistem serta berakibat fatal bagi kelangsungan hidup masyarakat. Karena itu dibutuhkan sebuah tata ruang yang jelas," jelas Heribertus.

Menurut Heribertus, secara normatif telah dimandatkan agar pemerintah daerah melakukan penataan ruang, tetapi hingga hari ini pemerintah Kabupaten TTU belum menjalankan mandat tersebut.

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 sebuah pertambangan dapat dilakukan jika mendapat persetujuan masyarakat setempat. Jika ada masyarakat yang tidak setuju, seperti halnya yang terjadi pada pertambangan di desa Oekopa, maka secara hukum, aktivitas pertambangan tidak diperbolehkan di daerah tersebut karena masih dinilai ada konflik agrarian," tegasnya.

Heribertus mengatakan, pemerintah semestinya memediasi agar tidak mengorbankan rakyat terutama berkaitan dengan sumber-sumber penghidupan warga. Apalagi bagi petani, tanah adalah alat produksi yang dijadikan sumber penghidupan.

"Desa Oekopa merupakan salah satu lumbung pangan di Kabupaten TTU. Sehingga tidak dibenarkan bila daerah tersebut dikonversi menjadi kawasan tambang. Hal tersebut bertolak belakang dengan program yang dicanangkan pemerintah yakni gerakan cinta petani menuju pensiun petani dan program padat karya pangan," tambah Heribertus.

"Bila tidak dinilai, Pemkab TTU gagal dalam program tersebut dan tidak memiliki arah. Kiranya Pemkab melalui dinas Pertanian TTU mengidentifikasi daerah-daerah lumbung pertanian agar diberdayakan dan menjadi modal dalam pemenuhan pangan warga TTU. Tidak perlu berharap raskin," sambungnya.

Selain itu, wilayah desa Oekopa merupakan kawasan hutan yang berfungsi daerah tangkapan air yang menghidupi lahan persawahan Oekopa, Oerinbesi, dan Lurasik yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

Regional
Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Regional
Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Regional
Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X