Kompas.com - 14/06/2013, 21:20 WIB
|
EditorFarid Assifa

LUWU TIMUR, KOMPAS.com - Hujan deras yang melanda Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dalam sepekan terakhir menyebabkan sungai Karebbe di Desa Laskap, Kecamatan Malili meluap dan merendam ratusan rumah, Jumat (14/6/2013).

Selain merendam rumah dan kebun warga, derasnya aliran sungai menyebabkan lima rumah milik warga di bantaran sungai ambruk. Beruntung bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kelima rumah yang ambruk masing-masing milik Nasdin, Salma, Naslam, Hasnah dan Warni.

Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur Andi Makkaraka terjun langsung ke lokasi bencana untuk mengiventarisasi kerugian yang dialami korban rumah ambruk.

"Kami imbau warga agar tidak lagi memanfaatkan bangunan di bantaran sungai Karebbe karena akan mengancam keselamatan mereka," ungkap Makkaraka, Jumat (14/6/2013).

Sebelumnya, pemerintah daerah Luwu Timur telah mengantisipasi hal tersebut dengan melarang warga di Desa Laskap membangun pusat jajanan di bantaran sungai Karebbe. Namun imbauan ini tidak pernah digubris.

Lokasi bangunan memang rawan dari ancaman bencana karena terletak di bantaran sungai Karebbe. Bahkan sebagian tiang penyangga rumah yang berbentuk panggung masuk ke badan sungai.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X