Kompas.com - 14/06/2013, 19:54 WIB
|
EditorKistyarini

MAKASSAR, KOMPAS.com — Setelah aparat kepolisian ditarik mundur, giliran warga Kota Makassar menyerang mahasiswa yang bertahan di dalam kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) dan di Jalan Raya Pendidikan, Jumat (14/6/2013). Warga yang berjumlah ratusan pun memukul mundur mahasiswa.

Kemarahan warga kota Makassar tak terbendung setelah beberapa hari mahasiswa menutup sejumlah ruas jalan dengan aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Warga pun menyerang mahasiswa hingga mereka mundur ke Jalan Raya Pendidikan. Warga yang berhasil menduduki kampus kemudian merusak dan memecahkan lampu-lampu taman dan gedung.

Pantauan Kompas.com, aparat kepolisian yang ditarik mundur beristirahat di depan Hotel Clarion tempat Kapolda Sulselbar lama, Inspektur Jenderal (Pol) Mudji Waluyo dan pejabat baru, Irjen (Pol) Burhanuddin Andi.

Bentrokan yang terjadi di kampus UNM sudah berlangsung sekitar tiga jam. Gedung baru kampus UNM yang dikenal dengan nama Menara Phinisi rusak kena lemparan batu. Hingga pukul 20.30 Wita, bentrokan fisik masih terus terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.