Kompas.com - 14/06/2013, 12:32 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Andi Alif, bocah 10 bulan di Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berat badannya hanya 4,8 kilogram. Bobot itu jauh dari berat badan ideal yang seharusnya mencapai delapan kilogram.

Mudah Arif (22) dan Widya (18), orangtua Andi Alif tak mampu memberi asupan gizi yang cukup bagi anak mereka. Pekerjaan Mudah yang hanya menjadi buruh bangunan dengan penghasilan tek menentu, menyulitkan Andi untuk berkembang dengan baik.

Bahkan, selain menderita gizi buruk, Andi juga menderita gejala hidrosepalus atau pembengkakan cairan di kepala. Akibatnya, pertumbuhan badan dan kepala bocah ini tampak tak seimbang.

Widya yang ditemui belum lama ini mengakutak merasakan gejala lain saat anak pertamanya ini masih di dalam kandungan.

Kini, pasangan muda yang menikah dua tahun lalu ini hanya menumpang di rumah neneknya. Keduanya mengaku cemas melihat kondisi Andi saat ini.

Dokter pernah menyarankan Andi menjalani operasi hidrosefalus di Rumah Sakit Makassar, namun karena alasan biaya, mereka tak bisa menjalankan saran dokter itu.

Kini, bayi yang lahir dengan berat 2,2 kilogram ini hanya bisa tergolek lemas di tempat tidur. Jangan untuk bergerak seperti bayi seusianya, membalikkan badan pun tak bisa dilakukan.

****

Informasi penyaluran bantuan untuk Andi Alif, hubungi: redaksikcm@kompas.com

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.