Kompas.com - 14/06/2013, 10:09 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

ENDE, KOMPAS.com - Tujuh anak lelaki pelajar sebuah SMP di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang pria berinisial ST (35), pegawai honorer pemerintahan daerah.

Namun, polisi kesulitan menemukan alat bukti karena kasus itu terjadi tahun 2012. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ende Inspektur Satu Jamaluddin di Ende, Kamis (13/6/2013) kemarin, menjelaskan, perkara itu terungkap setelah ada pengaduan dari orangtua korban dan pengakuan korban.

”Kami melakukan visum terhadap korban,” kata Jamaluddin lagi. (KOR)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.