Kompas.com - 14/06/2013, 09:30 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Singapura belum berminat pelesiran ke Padang, Sumatera Barat. Setidaknya itu yang dirasakan Mandala Airlines yang pernah membuka rute Padang-Singapura sekitar Desember 2012.

"Semula kami pikir orang Singapura ke Padang untuk mendapatkan alternatif liburan yang berbeda. Tapi mereka ternyata tidak pergi ke Padang," kata Presdir PT Mandala Airlines, Paul Rombeek saat berkunjung ke kantor Kompas.com, Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Hal sebaliknya juga terjadi. Menurut Paul tidak banyak warga Padang yang ke Singapura sehingga tak bisa memenuhi kapasitas pesawat 180 kursi pesawat A-320 Mandala.

"Kami tidak sanggup mempertahankan rute tersebut. Kami sangat menyayangkan hal ini, tapi terpaksa rute itu kami tutup," ungkap Paul mengenai penutupan rute Padang-Singapura pada 8 April 2013.

Bagaimanapun, tambah Paul, pihaknya menyadari bahwa Mandala pernah mengalami kebangkrutan. Menurutnya, agar peristiwa tersebut tak terjadi lagi, Mandala Airlines perlu menjaga konsistensi.

"Dan untuk menjaga konsistensi, mau tidak mau, kami harus mendapatkan untung," tambah Paul.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X