Kompas.com - 13/06/2013, 17:45 WIB
|
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Telekonferensi yang diusulkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam sidang kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Cebongan, Sleman, diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 18 juta per enam jam.

"Jika usulan telekonferensi disetujui, alokasinya akan diambilkan dari APBN. Anggaran ini untuk membayar vendor telekomunikasi penyedia jaringan," ujar Irjen (Purn) Teguh Soedarsono, anggota LPSK, Kamis (13/6/2013).

Teguh mengungkapkan, biaya penyediaan jaringan komunikasi diperkirakan mencapai Rp 18 juta per enam jam dalam sehari. Mengenai peralatan telekonferensi, menurut Teguh, tidak diperlukan biaya karena LPSK telah memperoleh persetujuan meminjam alat dari Polri.

Berdasarkan informasi yang diterima LPSK, tiga hingga lima saksi akan dihadirkan dalam satu kali sidang. Jadi, lanjut Teguh, peralatan telekonferensi hanya akan dinyalakan saat digunakan untuk meminta keterangan saksi. "Yang jelas, alat VCR tidak akan dipanjar terus-terusan. Lama waktunya belum tahu, tergantung pemeriksaan," papar Teguh.

Sampai saat ini, LPSK terus berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait persiapan telekonferensi untuk persidangan kasus penyerangan Lapas Cebongan, Sleman. Selain dengan Polri, LPSK juga berkoordinasi dengan PT Telkom.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.