Kompas.com - 13/06/2013, 16:28 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com — Ratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Universitas Islam Negeri (UIN) kembali mendatangi Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (13/6/2013) sore.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, mahasiswa datang ke Kantor Gubernur untuk melanjutkan aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang pada Rabu (12/6/2013) kemarin tak ditemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Mahasiswa pun mendobrak dan merusak pagar besi pintu gerbang kantor. Mereka juga melempari petugas Satpol PP dan aparat kepolisian yang berada di halaman Kantor Gubernur Sulsel.

Lemparan mahasiswa pun mendapat balasan dari petugas Satpol PP. Saat aksi baku lempar terjadi, salah seorang mahasiswa melemparkan bom molotov ke arah Kantor Gubernur Sulsel. Namun, bom molotov hanya mengenai tanah dan membakar rerumputan.

Selain melempari Kantor Gubernur, mahasiswa juga melempari mobil yang melewati Jalan Urip Sumoharjo. Akibatnya, jalur trans-Sulawesi ini menjadi terganggu. Kemacetan panjang tak terhindarkan.

Sementara itu, ratusan aparat kepolisian masih standby di halaman Kantor Gubernur Sulsel dengan membentuk barikade dan berbekal tameng.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X