Kompas.com - 13/06/2013, 11:21 WIB
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Tujuh mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Barat berdemonstrasi di sekitar kawasan Gedung Merdeka, tempat dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, Kamis (13/6/2013).

Sempat terjadi saling dorong antara pedemo dan barisan aparat kepolisian. Kendati demikian, aksi tersebut tidak sampai berlangsung anarkistis.

"Pesta demokrasi Jawa Barat telah menetapkan pasangan Ahmad Heryawan dan Dedy Mizwar sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018. Rakyat Jawa Barat sangat berharap agar janji politik yang diumbar bukan hanya sekadar utopia belaka, tapi benar-benar direalisasikan secara nyata," kata Dudi Setiadi, Presiden BEM REMA UPI, di sela aksi di bilangan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis.

Di tengah aksi yang berlangsung damai tersebut, polisi sempat menahan satu orang berjaket hitam yang dianggap berorasi terlalu berlebihan di tempat yang terpisah dari aksi BEM se-Jabar.

Pada saat diamankan, pria berjaket hitam tersebut sempat memberontak. Dalam teriakannya, dengan jelas ia menolak pelantikan gubernur karena menganggap Ahmad Heryawan telah gagal menyejahterakan rakyat Jabar pada periode sebelumnya. Hingga saat ini, belum diketahui dari mana pria tersebut.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X