Cegat Truk Pasir, Siswa SMP Terseret Puluhan Meter

Kompas.com - 13/06/2013, 03:16 WIB
Editor

Dia tak menyangka Agil ikut-ikutan mencegat truk untuk menumpang saat pulang sekolah.

”Dia anaknya baik, enggak pernah macam-macam. Mungkin ini hanya karena disuruh teman-temannya,” tutur Yadi.

Biasanya, Agil pulang menggunakan angkutan umum karena jarak antara sekolah dan rumahnya sekitar 4 kilometer.

Menurut Yadi, kini pihak keluarga juga sedang pusing memikirkan biaya pengobatan Agil yang pasti besar.

Ayah dan ibu Agil bekerja sebagai buruh di pabrik garmen di Cibinong. Upahnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi, mereka memiliki dua anak yang menjadi tanggungan.

Sementara ini, pengobatan Agil, menurut Yadi, ditanggung Jamsostek.

”Untuk pengobatan jangka panjang, kami meminta pihak yang menabrak juga mau ikut membantu,” tuturnya. (Antony Lee/Ratih P Sudarsono )

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.