Kompas.com - 12/06/2013, 23:13 WIB
EditorFarid Assifa

GORONTALO, KOMPAS.com — Tiga desa di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, terisolasi akibat banjir bandang yang terjadi Rabu (12/6/2013) sekitar pukul 19.30 Wita.

Kepala Dusun Milango, Desa Milango, Simon Bilontalo, mengatakan, hujan yang terjadi sejak sore hari mengakibatkan air sungai di wilayah itu meluap dan merendam ratusan rumah penduduk, serta menutup akses jalan masuk.

Ketinggian air mencapai lebih dari 1,5 meter, menyulitkan kendaraan seperti motor dan mobil memasuki kawasan tiga desa yang berada sekitar 11 kilometer dari pusat ibu kota kabupaten itu.

Alhasil penyaluran bantuan khususnya makanan cepat saji sulit diterima korban banjir, ditambah lagi wilayah tersebut tidak memiliki fasilitas penerangan atau lampu jalan yang memadai.    

Simon mengatakan, banjir kali ini tergolong parah dan terjadi sangat tiba-tiba, menyebabkan ratusan rumah penduduk terendam.

"Hingga saat ini korban banjir kesulitan mendapatkan bantuan akibat air yang belum surut," jelas Simon, yang mengakui banjir ikut merendam area persawahan dan fasilitas publik serta rumah ibadah atau masjid.

Area persawahan yang terendam banjir di Desa Milango mencapai 17 hektar, sementara di Desa Bubode belum memiliki data pasti.

Ancaman gagal panen dan kerugian sangat dikhawatirkan, mengingat padi yang telah memasuki masa berbuah itu ikut terendam banjir.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X