Kompas.com - 12/06/2013, 17:14 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAKASSAR, KOMPAS.com — Aksi demonstrasi dengan memblokade jalan-jalan utama di Kota Makassar terus berlangsung sejak kemarin, Rabu (12/06/2013) ini. Bahkan, aksi anarkistis pun kembali terjadi dengan melempari Kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo.

Puluhan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) awalnya melakukan aksi demonstrasi dengan menutup jalan trans-Sulawesi yang menghubungkan kabupaten lainnya yang berada di sebelah utara dengan Kota Makassar, yakni Jalan Urip Sumoharjo. Akibatnya, arus lalu lintas mengalami kemacetan total.

Setelah melakukan orasi beberapa menit di depan kampus, mahasiswa UMI pun mendatangi Kantor Gubernur Sulsel yang hanya berjarak puluhan meter. Kedatangannya ke tempat itu ialah untuk menemui Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, dan menyampaikan aspirasinya.

Hanya, Syahrul tak kunjung menemui mahasiswa. Kekecawaan mahasiswa pun dilampiaskan dengan melempari Kantor Gubernur yang dijaga ketat aparat kepolisian dan petugas Satpol PP.

Saat itu pula, Dekan Fakultas Hukum UMI, Hasbi Ali, yang juga calon wakil wali kota Makassar mendatangi mahasiswa dan memarahi mereka. Hasbi berteriak-teriak dan mengancam akan memecat mahasiswa yang melakukan tindakan anarkistis. "Saya drop out kamu. Saya tidak ingin citra UMI dirusak oleh kamu," teriak Hasbi kepada salah seorang mahasiswa yang tengah berorasi.

Tentunya, tindakan Hasbi menuai perlawanan dari sejumlah mahasiswa yang berdemonstrasi. Namun, beruntung, kemarahan mahasiswa dapat diredam oleh beberapa dosen UMI yang mengikuti Hasbi Ali dari belakang.

Hingga kini, mahasiswa UMI masih terus melempari Kantor Gubernur Sulsel. Sesekali, lemparan balasan pun dilayangkan anggota Satpol PP yang berada di dalam Kantor Gubernur Sulsel.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X