Rekonstruksi Pembunuhan Ricuh, Keluarga Korban Serang Pelaku

Kompas.com - 12/06/2013, 14:41 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KENDARI, KOMPAS.com — Rekonstruksi kasus pembunuhan tiga anggota keluarga di Kendari, Sulawesi Tenggara, diwarnai kericuhan, Rabu (12/6/2013). Keluarga korban tak kuasa menahan emosi saat melihat reka ulang yang dilakukan Imsar, pelaku tunggal dalam pembunuhan tersebut.

Reka ulang yang berlangsung di ruangan satuan narkoba Markas Polresta Kendari berubah ricuh, keluarga korban mengamuk dan menyerang pelaku. Agar amuk keluarga korban tidak meluas, tersangka langsung diamankan.

Pelaku memperagakan 30 adegan pembunuhan. Tersangka menampilkan adegan satu per satu ketiga korbannya di rumah korban di Jalan Bunga Kamboja, Kendari. Diberitakan, pembunuhan tersebut dilakukan karena rasa sakit hati tersangka yang tersinggung dengan ucapan salah satu korban.

Rita, ibu dari Faisal (korban), meminta penegak hukum untuk menjatuhi tersangka hukuman setimpal. "Kami minta penegak hukum untuk menghukum tersangka dengan hukuman mati," kata Rita seusai proses reka ulang.

Awalnya, rekonstruksi akan digelar di tempat kejadian perkara (TKP). Namun, karena alasan keamanan, pihak kepolisian melakukannya di Mapolresta Kendari.

Rekonstruksi digelar guna melengkapi berkas tersangka sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kendari. "Setelah rekonstruksi ini, BAP tersangka segera kami limpahkan ke kejaksaan," kata Kepala Satuan Reskrim Polresta Kendari Ajun Komisaris Muhammad Faruk Rosi.

Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP atau pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. Sebelumnya, kasus pembunuhan satu keluarga itu terjadi 16 April 2013 di Jalan Bunga Kamboja, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Tiga korbannya sepasang suami istri, yakni La Bojo Basri (68), Hasnia (62), dan cucunya, Faisal (10), dibantai secara sadis dirumahnya oleh tersangka.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Regional
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Regional
Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Regional
Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Regional
3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

Regional
Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

Regional
Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Regional
KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

Regional
Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Regional
Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X