Kawan Dibunuh, Rumah Keluarga Tersangka Pembunuh Dibakar

Kompas.com - 12/06/2013, 03:36 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

TIMIKA, KOMPAS.com — Sebuah rumah yang terletak di Jalan Trans Baru, Kampung Karang Senang, Satuan Pemukiman (SP) 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, dibakar ratusan massa, Selasa (11/6/2013) sore. Aksi ratusan orang yang sebagian membawa senjata tajam ini diduga merupakan balas dendam terbunuhnya Rudi Nakke pada hari sebelumnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi rumah beserta perabotnya hangus dilalap api. Informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 14.30 WIT, ketika ratusan orang datang menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Diduga, ratusan orang ini sebelumnya ikut upacara pemakaman jenazah yang dilakukan di TPU Bandara.

Seusai pemakaman, massa mengelabui aparat dengan berpura-pura ikut dengan tokoh masyarakat Sulawesi Selatan ke Mapolres Mimika untuk memastikan pelaku pembunuhan sudah tertangkap. Dalam perjalanan ke Mapolres, saat berada di Satuan Pemukiman 3, mereka langsung berbelok ke arah rumah yang diduga milik pelaku pembunuhan.

Menurut keterangan salah seorang warga di lokasi kejadian, salah seorang di antara massa sempat memaksa warga menunjukkan rumah Anton Junaedi, tersangka pelaku pembunuhan Rudi Nakke. Warga yang ketakutan kemudian menunjuk sebuah rumah yang belakangan diketahui milik bibi Junaedi. Ratusan orang yang diduga sudah mempersiapkan aksinya langsung bergerak cepat merusak rumah yang ditunjukkan warga dan hanya beberapa saat saja api sudah membakar rumah itu.


Sebuah sepeda motor Vario yang diparkir di depan rumah bibi Junaedi turut dibakar massa. Pada saat kejadian pemilik rumah sedang berada di luar, dan rumah hanya dijaga seorang kakek tua yang bisa meloloskan diri melalui pintu belakang. Daniel Namo, pemilik rumah, sedang bekerja di Tembagapura, sementara istrinya Sri sedang berobat ke rumah sakit.

Marten Sonda, Bapak Tiri AJ yang tinggal bersebelahan dengan rumah yang dibakar mengaku diberi tahu anaknya bahwa banyak orang berada di depan rumah. "Waktu saya coba keluar rumah, di depan pintu sudah diancam beberapa orang dengan senjata tajam. Salah seorang di antaranya menyuruh saya kembali masuk ke dalam rumah," jelasnya.

Menurut Marten, ia sempat melihat sejumlah orang menyiram bensin ke arah rumah sebelum membakarnya. Rumah Marten pun tak luput dari penyerangan massa, beberapa kaca jendera rumahnya pecah dilempari massa. Aparat Kepolisian dari Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana yang datang beberapa saat kemudian tidak dapat berbuat banyak dan hanya bisa menghalau massa yang sudah melakukan perusakan.

Sementara itu, 2 unit mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi 30 menit kemudian hanya mendapati puing rumah yang sudah hangus terbakar. Setelah api padam, aparat Kepolisian Polres Mimika langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sri sekembali dari rumah sakit tak kuasa menyaksikan rumahnya sudah hangus dilalap api. Sejumlah saudara dan kerabatnya berusaha menenangkannya bersama dua orang anaknya yang juga terpukul dengan kejadian ini.

Balas dendam

Sebelumnya, Senin (10/6/2013) malam sekitar pukul 21.30 WIT telah terjadi pembunuhan terhadap Rudi Nakke yang diduga dilakukan oleh Junaedi. Menurut keterangan sejumlah sumber kepada Kompas.com, Junaedi menyewa mobil rental milik Rudi dua hari sebelumnya.

Mengaku mobil rental rusak, Junaedi kemudian menjemput Rudi di rumahnya di Jalan Kartini, Timika. "Dia (Junaedi) bahkan sempat membelikan martabak untuk anak istrinya, dan memberikan uang Rp 50.000 kepada anaknya saat menjemput Rudi," kata salah seorang warga yang menolak disebutkan namanya. Rupanya Junaedi sudah berencana membunuh Rudi. "Saat melihat jenazahnya penuh dengan tusukan benda tajam, itu yang membuat rekan-rekannya emosi," kata dia.

Meski Junaedi sudah ditangkap, Selasa (12/6/2013) dini hari, rekan dan kerabat Rudi masih menyimpan kemarahan. Hingga Selasa malam belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian Polres Mimika terkait kasus pembunuhan dan aksi massa ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X