Kompas.com - 11/06/2013, 20:02 WIB
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Tim Reskrim Polsek Semarang Tengah membongkar kasus penggelapan 22 mobil sewaan. Dua tersangka yang dibekuk yakni Sibeth (44), seorang karyawan jasa ekspedisi sebagai pelaku utama dan Zuhar (26) yang bertugas mengantarkan mobil.  

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan mengatakan, tersangka diketahui menyewa mobil di sejumlah rental mobil di Semarang dengan alasan untuk operasional perusahaan ekspedisi tempatnya bekerja.

"Tapi ternyata mobil justru digadaikan dengan nilai sekitar Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per unit," ujarnya dalam gelar perkara di Mapolsek Semarang Tengah, Selasa (11/6/2013).  

Ia mengatakan kasus ini terbongkar setelah adanya laporan korban Tri sunanto (38) yang mengaku kehilangan tiga unit mobil miliknya yang disewa tersangka. Pada Januari lalu diketahui tersangka meminjam satu mobil pada korban, kemudian pada bulan Maret satu mobil dan April satu mobil.

Perjanjian sewa mobil yakni Rp 250 ribu per hari, namun setelah tanggal 20 Mei ternyata tersangka tidak membayar sewa mobil dan ternyata mobil sudah digadaikan.

"Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata ada 22 mobil yang digelapkan, ini juga masih terus dikembangkan," ujarnya.  

Elan menambahkan, pihaknya juga akan memanggil sejumlah penadah mobil-mobil tersebut. Berdasarkan pengakuan tersangka, setidaknya terdapat enam orang yang bertugas menjadi penadah.  

Tersangka mengaku melakukan hal ini sejak tujuh bulan lalu atau sekitar bulan November 2012. Setidaknya terdapat enam hingga delapan rental yang mobilnya digadaikan. Ia mengatakan, dari hasil kejahatannya itu sudah mendapatkan uang sekitar Rp 300 juta.  

Menurut pengakuannya, ia melakukan hal itu untuk mencairkan dananya yang saat ini diikutkan dalam investasi emas Amanah di Bandung. Namun ia mengaku tertipu dalam investasi tersebut. Dua tersangka saat ini ditahan di Mapolsek Semarang Tengah. Sedang 22 mobil berbagai merk juga diamankan petugas kepolisian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.