Kompas.com - 11/06/2013, 15:50 WIB
|
EditorKistyarini

DENPASAR, KOMPAS.com — Seorang pengusaha handicraft (kerajinan tangan) dibekuk jajaran Direktorat Reserse Kriminal (Direskrim) Polda Bali karena terlibat kasus pencurian sepeda motor di 25 tempat.

Atnawi (33) diringkus di rumahnya di kawasan Kuta Selatan pada Jumat (7/6/2013). Penangkapannya merupakan pengembangan dari penangkapan anggota komplotannya, Samawi, yang telah dibuntuti selama sekitar satu bulan.

Dalam pemeriksaan, Samawi mengaku dengan Atnawi dan SA yang saat ini masih buron. Dari hasil pemeriksaan sementara, peran Atnawi adalah mengantar kedua tersangka lain menggunakan mobilnya menuju lokasi pencurian.

"Atnawi biasanya mengantar rekan-rekannya pakai mobil saat beraksi," ujar Kanit II Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Bali Kompol Pande Putu Sugiarta saat konferensi pers di Mapolda Bali, Selasa (11/6/2013).

Komplotan yang tergolong profesional ini mencuri 25 sepeda motor dengan TKP masing-masing di Denpasar (10 TKP), Ubud (5 TKP), Sukawati Gianyar (3 TKP), dan Badung (7 TKP). Modus tersangka menggunakan kunci T untuk membawa kabur sepeda motor sasaran.

Dari hasil penangkapan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa empat sepeda motor. Polisi juga mengamankan satu mobil Atnawi, yakni Daihatsu Terios warna hitam, yang biasa digunakan untuk beraksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.