Mabes Polri: Farouk Sudah Berstatus Tersangka Terorisme

Kompas.com - 10/06/2013, 11:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAKASSAR, KOMPAS.com — Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Boy Rafly Amar menegaskan, terduga teroris yang ditangkap di Kota Makassar, Umar Farouk, sudah berstatus tersangka. Penegasan tersebut diungkapkan Boy saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (10/6/2013) pagi.

Menurutnya, Umar Farouk masih menjalani pemeriksaan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror (AT) di Makassar. "Iya, dia sudah berstatus tersangka dan masih menjalani pemeriksaan di Makassar. Begitu pun juga dengan tim Densus 88 AT, masih melakukan pengembangan jaringan teroris di Kota Makassar. Kalau mengenai jaringannya atau rekan-rekan Farouk, nanti kita akan beberkan jika sudah tertangkap," kata Boy.

Seperti yang diberitakan, selama di Makassar, Farouk menjadi imam masjid dan istrinya, Fitri, juga guru mengaji di Masjid Al Musabbihin. Farouk, warga Bima, tinggal bersama istrinya di rumah pensiunan PNS, Badaruddin, selama dua tahun terakhir secara gratis.

Menurut warga sekitar, tidak ada yang mencurigakan dari gerak-gerik Farouk dan istrinya. Begitu pula di rumahnya itu tidak ada orang-orang mencurigakan yang pernah masuk. Farouk bahkan akrab dengan tetangga dan biasa gotong royong serta suka membantu orang.

Farouk awalnya datang ke Makassar dan sering menginap di Masjid A Musabbihin dan mengajar mengaji. Di situlah Farouk bertemu dengan Badaruddin dan diberi tempat tinggal.

Farouk ditangkap anggota Densus 88 AT di jalanan antara rumahnya dan Masjid Al Musabbihin yang berjarak sekitar 100 meter, Sabtu (8/6/2013) sekitar pukul 19.30 Wita.

Farouk diketahui ditangkap setelah sandal dan kopiahnya ditemukan tercecer di jalanan pada Minggu (9/6/2013) sekitar pukul 08.00 Wita. Penangkapan Farouk dipastikan pula oleh anggota jajaran Polrestabes Makassar yang melakukan pengamanan di lokasi penangkapan di sekitar Kompleks Permata Sudiang Raya Blok H2 No 11, Jalan Dg Ramang, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

    Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

    Regional
    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

    UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

    Regional
    Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

    Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

    Regional
    Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

    Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

    Regional
    Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

    Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

    Regional
    Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

    Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

    Regional
    Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

    Perjuangan Driver Ojol di Semarang Terobos Banjir Demi Antar Makanan ke Pelanggan

    Regional
    16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

    16.909 Guru dan Tenaga Kependidikan di DIY Bakal Divaksin Covid-19 Tahap 2

    Regional
    DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

    DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

    Regional
    Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

    Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

    Regional
    BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

    BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

    Regional
    Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

    Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

    Regional
    Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

    Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

    Regional
    Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

    Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

    Regional
    Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

    Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X