Kompas.com - 08/06/2013, 17:10 WIB
|
EditorFarid Assifa

PAREPARE, KOMPAS. com - Aparat Polres Parepare, Sulawesi Selatan menangkap seorang pria yang membawa 4.000 detonator alias pemicu bahan peledak asal Nunukan, Kalimantan Timur, Jumat (7/6/2013) malam.

Awalnya polisi mengintai pelaku bernama Jhon yang hendak mengambil detonator dari Kapal Motor (KM) Thalia di pelabuhan Nusantara Kota Parepare. Petugas kemudian menguntit pelaku hingga ke rumah salah seorang pengusaha, AS, warga Kecamatan Soreang, Kota parepare.

Jhon awalnya berusaha mengelabui petugas saat setelah mengambil detonator dengan berkeliling pakai mobil bernomor polisi DD 888 XM hingga malam hari. Namun akhirnya John disergap saat hendak masuk ke rumah temannya, AS, yang merupakan pengusaha di Parepare.

"Dari informasi masyarakat, Jhon tertangkap tangan membawa ribuan detonator di atas mobilnya. Detonator yang kami amankan sekitar 4.000 biji," jelas Kasat Reskrim Polres Parepare Wahyudi Rahman kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (7/6/2013) malam.

Warga Kebun Sayur, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang ini kemudian digelandang ke Mapolres Parepare diperiksa lebih lanjut. Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Wahyudi, detonator sebanyak 40 dos (satu dos berisi 100 biji) akan dijual ke nelayan sebagai pemicu bom ikan.

"Tersangka mengakui akan menjual detonator tersebut ke nelayan setempat untuk digunakan sebagai bom ikan," jelas Wahyudi.

Wahyudin menyatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan kasus tersebut. Sebab, polisi curiga pelaku memiliki sindikat penjualan detonator di berbagai daerah, termasuk di Poso.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.