Kompas.com - 08/06/2013, 14:23 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

SOLO, KOMPAS.com — Seorang pria bernama Wawan Ardi (30), warga Pasar Kliwon Solo, ditembak polisi karena menjambret tas milik seorang nenek bernama Lit Wan (70), yang sedang berkendara bersama putrinya, Mutiara (39). Wawan ditembak paha kanannya saat mencoba melarikan diri bersama rekannya yang masih buron.

Menurut saksi mata, peristiwa penjambretan terjadi Sabtu (8/6/2013) sekitar pukul 11.45, saat korban melintas di Jalan Kusumo, Keprabon, Banjarsari, Solo. Di depan toko sepatu Sadinoe, mereka dipepet oleh pelaku yang mencoba merampas tas milik korban. Sempat terjadi perebutan tas karena korban mencoba mempertahankan tasnya sehingga pelaku jatuh. Pada saat yang bersamaan, petugas kepolisian melintas dan langsung mencoba menangkap pelaku.

Melihat polisi datang, pelaku mencoba lari dengan merebut sepeda motor milik korban, Honda Supra X dengan nomor polisi AD 6998 EK. Saat itu petugas sempat melakukan tembakan peringatan, tetapi pelaku justru melarikan diri sehingga polisi mengarahkan senjata ke kaki pelaku.

"Saat itu saya juga sedang lewat dan melihat pelaku dikejar polisi, lalu pelaku tersungkur setelah ditembak petugas," kata Sulardi (40), salah satu saksi mata.

Warga sekitar lokasi langsung berdatangan karena mendengar suara tembakan. Dari pengamatan Kompas.com, sepeda motor pelaku jenis Xion dengan nomor polisi ­­AD 6972 ZU, yang digunakan untuk menjambret, telah diamankan petugas. Selain itu, sebuah senjata api juga diamankan dari pelaku.

"Kami masih melakukan pengembangan dan mengejar pelaku yang buron," kata AKP Sunarto, Kanitreskrim Polsek Banjarsari, Solo.

Dua korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka di bagian kaki. "Saya baru kerja, lalu ditelepon saudara kalau ibu dan kakak saya jadi korban jambret. Kondisinya masih shock dan mengalami luka di bagian kaki," kata Pambudi (34), anak korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara Wawan, sang pelaku, hanya bisa mengerang kesakitan saat petugas Rumah Sakit Brayat Minulyo, Solo, merawat luka tembak di paha kanannya.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X