Bebaskan Truk Pasir Ilegal, Polres Pamekasan Didemo

Kompas.com - 07/06/2013, 17:27 WIB
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Puluhan warga Desa Baddurih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mendatangi kantor Polres Pamekasan, Jumat (7/06/2013). Mereka kesal dengan sikap Polres Pamekasan yang sudah membebaskan truk pasir ilegal dan sopirnya di desa tersebut.

Jumali, warga Desa Baddurih menjelaskan, penambangan pasir di desanya sudah menjadi musuh warga. Namun ketika warga menangkap pelaku sekaligus dengan kendaraannya, Polres Pamekasan jutsru melepaskan kembali.

"Saya khawatir Polres Pamekasan ada main mata dengan para penambang. Indikasinya jelas dengan dilepasnya sopir dan mobil yang sudah mengangkut pasir hasil dari penambangan ilegal di desa kami," terang Jumali.

Agar tidak terjadi kericuhan di dalam Markas Polres Pamekasan, warga tersebut diusir dari dalam halaman dan hanya berdiri di depan pagar mapolres. Beberapa perwakilan warga bertemu dengan Wakil Kepala Polres Pamekasan Kompol Ikwanuddin, Kasat Reskrim AKP Nur Amin, Kapolsek Pademawu AKP Edy Sunyata, untuk membicarakan duduk persoalan tersebut. Kurang lebih satu jam warga bertemu dengan perwira jajaran Polres Pamekasan, akhirnya mereka keluar menemui warga lainnya.


Asmui, salah satu warga yang ikut bertemu dengan perwira Polres Pamekasan mengaku kecewa dengan alasan kepolisian melepas sopir dan mobil pengangkut pasir karena bukan tindak pidana berat dan masuk ranah Satuan Polisi Pamong Praja Pamekasan.

"Orang mencuri pasir milik negara oleh polisi dianggap tindak pidana ringan. Ini akal-akalan polisi saja dan kami kecewa atas sikap lembaga penegak hukum yang seperti ini," ungkapnya kesal.

Ditemui di ruang kerjanya, Waka Polres Pamekasan Ikhwanuddin membenarkan bahwa penambangan pasir adalah tindak pidana ringan (tipiring). "Kalau tipiring sudah bukan kewenangan kami. Silakan ke Pol PP saja," kata Ikhwan.

Polres, kata Ikhwan, tidak berani menahan orang dan kendaraan milik orang yang tidak melakukan tindak pidana. Sebab mereka akan minta ganti rugi.

Sebelumnya, warga menangkap sebuah mobil pengangkut pasir hasil penambangan ilegal di Desa Baddurih, Jumat malam. Mobil beserta sopirnya kemudian diserahkan ke Polsek Pademawu dan Polsek Pademawu kemudian melimpahkannya ke Polres Pamekasan. Polres Pamekasan melepas sopir dan mobil tersebut hingga membuat warga desa setempat kecewa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Longsor Landa Kabupaten Solok, 1.650 Warga Terisolasi

Regional
Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Rumah Dijadikan Tempat Prostitusi, Wanita Paruh Baya Ini Ditangkap

Regional
Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Mudik Lebaran 2020, PT KAI Divre III Palembang Siapkan 63.228 Tiket

Regional
Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Dikira Harimau, Jejak Kaki Kucing Hutan Bikin Heboh Warga Musi Banyuasin

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Ridwan Kamil Sebut Jabar Krisis Daging Sapi

Regional
Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Pemulangan Anak WNI Eks ISIS, Wapres: Masih Dipertimbangkan

Regional
Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Uang Rp 47 Juta Pemiliik Kontrakan Dibawa Lari Suami Istri yang Ngaku Mampu Gandakan Jadi Rp 23 M

Regional
Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Bupati Malang Pindah Partai ke PDI-P untuk Rekomendasi Pilkada

Regional
PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

PDI-P Umumkan Pasangan Calon di Pilkada Medan Akhir Februari atau Maret, Bobby dan Akhyar Masuk Radar

Regional
Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Ini 4 Pasangan Tahap Pertama yang Diusung PDI-P di Pilkada Sumut, Semuanya Petahana

Regional
Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Pembunuhan Pria di Belakang Pabrik Roti di Lampung Didalangi Sang Istri

Regional
Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Kasus Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan

Regional
Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Ibu TNI Korban Heli Jatuh di Papua: Aku Hancur, Anakku Sudah Meninggal...

Regional
Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Polisi Tembak Kaki Anggota Geng Sadis yang Bacok 2 Warga Kulon Progo

Regional
Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Kisah Risky, Calon Polisi yang Viral karena Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X