Kompas.com - 07/06/2013, 15:42 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Demonstrasi penolakan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) masih terus berlanjut. Bahkan pendemo dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar menuding ada perusahaan nakal dan mafia-mafia BBM yang sudah lama beraksi di Sulawesi Selatan.

Puluhan mahasiswa HMI yang melakukan aksi demonstrasi di depan kantor PT Pertamina Region VII di Jl Garuda, Makassar, Jumat (07/06/2013) siang membagi-bagikan selebaran pernyataan sikap yang di dalamnya tercantum perusahaan nakal dan mafia-mafia BBM. Selain membeberkan perusahaan nakal, kader HMI juga membeberkan mafia-mafia BBM.

Pendemo menilai, perusahaan nakal dan mafia BBM melakukan penimbunan BBM menjelang kenaikan harga pada 1 Juni 2013 lalu. Menurut HMI, aksi perusahaan nakal dan mafia BBM sangat merugikan masyarakat.

"Modus penimbunan BBM ini yang diduga mendapat back up-an full dari beberapa oknum pejabat," tuding Syamsul Asri, ketua bidang hukum dan HAM HMI Cabang Makassar.

Syamsul menambahkan, tuntutan HMI Cabang Makassar menolak keras kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM bersubsidi dan meminta PT Pertamina agar segera mencabut izin operasi perusahaan nakal yang diduga terlibat dalam kasus mafia BBM.

"GM Pertamina region VII bersama Pangdam VII Wirabuana bertanggungjawab terhadap insiden penganiayaan terhadap kader HMI Cabang Makassar dan meminta maaf. Kapolda Sulselbar sudah meminta maaf dan bertanggungjawab atas perbuatan anak buahnya, kok GM Pertamina dan Pangdam VII Wirabuana sampai sekarang belum ada tindakannya," tegas Syamsul.

Unjuk rasa kader HMI di PT Pertamina Region VII di Jalan Garuda, Makassar sempat diwarnai aksi dorong pagar yang dijaga puluhan aparat dari Polrestabes Makassar dan Polsekta Mariso. Namun, sebagian mahasiswa berhasil merangsek masuk ke halaman kantor PT Pertamina dengan memanjat pagar. Saat berada di halaman kantor, mahasiswa HMI berorasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.