Kompas.com - 05/06/2013, 16:50 WIB
|
EditorFarid Assifa

SOLO, KOMPAS.com — Melonjaknya harga jengkol tidak bisa dinikmati pedagang di Pasar Gede, Solo. Di saat harga jengkol menembus Rp 50.000 per kilogram, pasokan jengkol justru tidak ada. Hal itu membuat para pedagang jengkol tidak bisa mengeruk keuntungan.

"Saya tahunya juga nonton berita kalau harga jengkol baru naik di daerah lain. Tapi ya gimana, sudah lama saya tidak dapat pasokan jengkol," kata Sugimin, salah satu pedagang di Pasar Gede, Solo, kepada Kompas.com, Rabu (5/6/2013).

Sudah hampir tiga bulan ini para pedagang sayur sudah tidak berjualan jengkol karena barangnya langka. "Kalau jengkol kan panennya hanya setahun sekali, seperti durian Mas, jadi mungkin musim ini petani tidak panen," kata Tukiyem, pedagang sayur lainnya di Pasar Gede, Solo.

Tukiyem juga mengaku kecewa dengan tidak adanya stok jengkol di saat harganya melambung tinggi. Keinginan untuk membiayai sekolah anak dari keuntungan berdagang jengkol hanya tinggal harapan.

"Kalau sebagai pedagang jujur saja harga seperti ini bisa untung besar, Mas, karena sebentar lagi mau tahun ajaran baru, kan bisa buat biaya sekolah," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, harga jengkol di pasaran mulai tak terkendali hingga menembus angka Rp 50.000 per kilogram. Hal ini juga terjadi pada petai yang menembus Rp 100.000 per kilogram di beberapa daerah di Indonesia. Namun, di Pasar Gede, pasokan jengkol justru menghilang sekitar 3 bulan terakhir ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.