Kompas.com - 05/06/2013, 04:36 WIB
EditorPalupi Annisa Auliani

PALU, KOMPAS.com — Sebanyak sembilan rumah terbakar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, saat terjadi bentrokan yang melibatkan warga Kelurahan Pengawu dan Kelurahan Duyu, Selasa (4/6/2013) malam. Rumah tersebut berada di perbatasan Kelurahan Duyu dan Kelurahan Pengawu yang berada di bagian barat Kota Palu.

Bentrok terjadi sejak petang hingga sekitar pukul 22.00 Wita, dipicu pemukulan warga hingga meluas ke tawuran massal. Selain sembilan rumah dibakar orang tak dikenal, sejumlah bangunan juga mengalami kerusakan di bagian jendela dan atap rumah.

Pemilik rumah yang terbakar terpaksa mengungsi ke tempat yang aman, seperti di masjid atau di kerabat yang berada jauh dari lokasi bentrokan. Adi, salah satu warga yang mengungsi, mengaku khawatir bentrok akan meluas dan mencelakai diri dan keluarganya. "Saya cuma pendatang, lebih baik mengungsi daripada menjadi korban salah sasaran," katanya saat ditemui di Masjid Nurul Hasanah di Kelurahan Pengawu.

Bentrok menewaskan satu orang warga dengan luka tembak di bagian dada. Selain itu, belasan warga mengalami luka-luka terkena senapan angin, anak panah, dan terkena lemparan batu. Saat ini, sekitar seratusan aparat gabungan dari TNI dan Polri masih bersiaga di sekitar lokasi bentrok guna mengantisipasi tawuran susulan.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X