Kompas.com - 04/06/2013, 18:15 WIB
|
EditorFarid Assifa

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Warga Banda Aceh kembali dihebohkan dengan penemuan tiga tengkorak korban tsunami di Sungai Krueng Aceh, kawasan Simpang Surabaya, Banda Aceh, Selasa (4/6/2013).

Tiga tengkorak diduga korban tsunami ditemukan oleh pekerja saat sedang melakukan pengerukan Sungai Krueng Aceh dengan menggunakan alat berat. Ketiga tengkorak tersebut langsung dibawa petugas Palang Merah Indonesia (PMI) ke ruang mayat Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh untuk diidentifikasi.

"Tengkorak korban tsunami itu dua ditemukan siang tadi, sementara satu sudah ditemukan kemarin. Karena sudah kita temukan tiga, langsung kita hubungi pihak PMI," kata Adnan Jafa, pelaksana pekerjaan proyek pengerukan Sungai Krueng Aceh, kepada Kompas.com di lokasi penemuan tenggkorak korban tsunami, Selasa (4/6/2013) sore.

Menurut Adnan, sejak mereka melakukan pekerjaan pengerukan mulai 25 Maret 2013 hingga sekarang, mereka sudah menemukan sekitar 10 tengkorak diduga korban tsunami. "Tengkorak kami temukan sepuluh. Kalau kerangka tulang kaki dan tangan, banyak kami temukan," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.