Kompas.com - 04/06/2013, 16:24 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Andrean Budi Yogaswara (30), warga Blok Tempe Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung tewas terlindas bus pariwisata bernomor polisi AB 7227 WK, tepat di depan SPBU Jalan Katamso, Kota Bandung, Selasa (4/6/2013).

Menurut kesaksian Toni Firmansyah (32), montir di sebuah bengkel yang berada tepat di samping SPBU, sekitar pukul 14.30 WIB, dia melihat motor Honda Vario berwarna merah yang ditunggangi korban mencoba menyalip sebuah bus pariwisata berwarna abu-abu gelap dari sebelah kanan.

Meski demikian, kondisi jalan saat itu tidak macet. "Motornya tidak terlalu ngebut. Dia nyalip dari kanan, jadi tidak terlalu jelas kenapa tiba-tiba jatuh karena terhalang badan bus," kata Toni saat ditemui di bengkel Olimart tempatnya bekerja.

Setelah terjatuh, Toni mengaku mendengar suara seperti benda yang diremukkan. Benar saja, suara tersebut ternyata berasal dari helm milik Andrean yang terlindas roda belakang bus sebelah kanan. "Kalau tubuhnya menghadap keluar bus. Setelah terlindas bus itu masih maju terus. Mungkin karena tidak terasa, sampai akhirnya diberhentikan sama seorang tentara," kata dia.

Ditemui di lokasi kejadian, Danru Satu Satlantas Polrestabes Bandung Aiptu Karnaen membenarkan kejadian tersebut. Kendati demikian, Satlantas Polrestabes Bandung masih menyelidiki penyebab jatuhnya Andrean. "Kita masih belum tau kenapa dia bisa jatuh, apakah karena ada benturan dari kendaraan lain atau terpeleset. Untuk saat ini jenazah sudah dibawa ke RS Hasan Sadikin," ujar Karnaen.

Selain itu, Polrestabes Bandung juga mengamankan sopir bus tersebut yang diketahui bernama Tri Haryanto warga Kedung Kuning, Rejowinangun, Yogyakarta. Polisi juga telah mengamankan motor Honda Vario merah milik korban dengan nomor polisi D6693GX.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.