Miliki Senjata Api, Petani Merica Ditangkap Polisi

Kompas.com - 04/06/2013, 14:21 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

LUWU TIMUR, KOMPAS.com — Hasan Bachmid Badadu (48), warga Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, ditangkap anggota Unit Intelkam Polres Luwu Timur, Sulawesi Selatan, karena kedapatan membawa senjata api rakitan.

Warga yang sehari-hari berprofesi sebagai petani merica tersebut ditangkap di rumahnya di Desa Ranteangin, Senin (3/6/2013) malam, tanpa perlawanan.

Kasat Intelkam Polres Luwu Timur AKP Sunardjo membenarkan penangkapan tersebut. Penangkapan ini berdasarkan laporan warga yang mengaku resah karena pelaku kerap memakai senjata tersebut untuk menakut-nakuti warga setempat.

"Saat ini pelaku beserta barang bukti kita amankan di Mapolres Lutim untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Sunardjo, Selasa (4/6/2013).

Sementara itu, Hasan mengakui bahwa senjata api miliknya dibeli dari seseorang yang tidak dia kenal dengan harga Rp 1.000.000 sekitar tujuh bulan lalu. "Saya beli dari seseorang yang tiba-tiba melintas mengendarai motor dan menawarkan pistol. Karena tertarik, saya beli bersama satu peluru," ungkap Hasan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X