Polisi Penembak TNI Menangis Sampaikan Pembelaan

Kompas.com - 03/06/2013, 18:03 WIB
EditorFarid Assifa

PALEMBANG, KOMPAS.com — Terdakwa penembakan anggota TNI Yon Armed 76/15 Tarik Martapura Pratu Heru Oktavianus, Brigadir Polisi "Wj", sambil menangis menyampaikan pembelaan di hadapan majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (3/6/2013).    

Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Ogan Komering Ulu itu menyatakan sangat menyesali perbuatannya dan memohon kepada majelis hakim untuk mengurangi masa hukuman yang dituntutkan jaksa penuntut umum selama 14,5 tahun.

"Saya tidak pernah berniat untuk membunuh seseorang. Kejadian tersebut merupakan tindakan spontan dan seketika," kata Brigadir Polisi Wj di hadapan majelis hakim yang diketuai A Rozi Wahab.

Ia pun menyatakan permohonan maaf kepada dua institusi, yakni Polri dan TNI yang terkena dampak atas tindakannya itu, mengingat kematian Pratu Heru menjadi pemicu pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) oleh oknum TNI, 7 Maret 2013.    

"Saya hanya manusia biasa dan saat kejadian itu saya dalam keadaan letih karena berdinas selama 1 x 24 jam," katanya.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi karena kecerobohan sehingga tidak mempertimbangkan dampak dari perbuatan tersebut.

"Saya berjanji bila keluar nanti akan berubah menjadi lebih baik lagi dan memohon maaf kepada keluarga korban karena telah menghilangkan suatu harapan," katanya.

Brigadir Polisi Wj melanjutkan, sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya, maka ia bersedia menjalani semua hukuman hingga selesai.

"Saya siap menerima keputusan majelis. Namun, saya memohon kepada majelis hakim untuk mengurangi hukuman yang dituntutkan itu," katanya.

Sementara itu, penasihat hukum terdakwa dari Binkum Polda Sumsel, Donny Valiandra, dalam nota pembelaan, mengatakan tidak sependapat jika jaksa penunut menerapkan Pasal 338 KUHP karena unsur-unsur yang terdapat di dalamnya dianggap tidak terbukti secara sah dan meyakinkan.

Halaman:
Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dalam Sehari, Dua PDP di Salatiga Meninggal Dunia

    Dalam Sehari, Dua PDP di Salatiga Meninggal Dunia

    Regional
    Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

    Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

    Regional
    Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

    Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

    Regional
    UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

    UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

    Regional
    Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

    Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

    Regional
    Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

    Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

    Regional
    Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

    Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

    Regional
    Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

    Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

    Regional
    Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

    Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

    Regional
    Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

    Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

    Regional
    Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

    Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

    Regional
    Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

    Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

    Regional
    Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

    Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

    Regional
    Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

    Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

    Regional
    Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

    Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X