Bom Bunuh Diri Poso Lukai Buruh Bangunan

Kompas.com - 03/06/2013, 13:24 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Bom bunuh diri di halamam Markas Polres Poso, Sulawesi Tengah, Senin (3/6/2013) pagi, melukai seorang buruh bangunan. Pria tersebut mengalami luka di tangan kiri.

"Tidak ada korban kecuali pelaku bom bunuh diri. Ada satu petugas bangunan yang mengalami luka di bagian tangan kiri," ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Suhardi Alius di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/6/2013).

Tidak ada korban luka lainnya dalam aksi bom bunuh diri itu. Pelaku diduga menargetkan polisi sebagai sasaran terornya. Bom meledak antara pos jaga Mapolres Poso dan masjid pukul 08.03 Wita. Ledakan bom terjadi dua kali.

Tubuh pria pelaku bom bunuh diri dan motor yang dikendarainya hancur. Ia diduga menggunakan bom tupperware atau bom yang diletakkan di dalam wadah plastik. Pelaku diduga kelompok teroris Poso pimpinan Santoso yang saat ini masih buron.

Polisi juga mendalami keterkaitan eksekutor bom bunuh diri dengan Basri alias Bagong alias Ayas, narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Ampana, Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah, April lalu. Saat ini, petugas masih melakukan olah tempat kejadian. Tim Disaster Victim Identification Polri telah diturunkan untuk mengidentifikasi pelaku bom bunuh diri.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

    2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan

    Regional
    Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

    Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

    Regional
    Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

    Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

    Regional
    Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

    Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

    Regional
    8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

    8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

    Regional
    Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

    Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

    Regional
    Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

    Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

    Regional
    Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

    Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

    Regional
    Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

    Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

    Regional
    8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

    8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

    Regional
    Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

    Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

    Regional
    Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

    Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

    Regional
    Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

    Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

    Regional
    Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

    Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

    Regional
    Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

    Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X