Hutan Tele Terus Ditebangi, Bupati Samosir Tak Dianggap

Kompas.com - 02/06/2013, 18:33 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SAMOSIR, KOMPAS.com - PT Gorga Duma Sari (GDS) benar-benar tidak mengindahkan desakan penghentian penebangan hutan Tele, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Meski surat penghentian sementara operasional di lokasi hutan sudah dilayangkan Pemkab Samosir pascaaksi demo masyarakat beberapa waktu lalu, pemilik PT GDS masih terus melakukan penebangan kayu hutan. Hal ini sesuai temuan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumatera Utara.

"Berdasarkan temuan Tim Terpadu, kita menemukan adanya unsur pelanggaran terhadap Undang-Undang 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan kita akan menyurati Pemkab Samosir untuk melakukan penyetopan kegiatan PT GDS dalam waktu dekat ini. Saya yakin penegak hukum akan melakukan tindakan sesuai undang-undang berlaku," tegas Hidayati, Kepala BLH Provinsi Sumatera Utara, kepada wartawan, Minggu (2/6/2013).

Hidayati menambahkan, BLH Provinsi Sumatera Utara dipimpin Mariduk Sitorus sudah menerima laporan investigasi berita acara verifikasi lapangan atau dalam rangka pengumpulan bahan keterangan di Kabupaten Samosir terhadap kegiatan PT GDS dari Tim Terpadu yang terdiri dari PNS BLH Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Biro Hukum Setda Provinsi Sumut.

Hasil temuan tim di lapangan serta analisis terhadap dokumen yang ada, ditemukan bahwa izin lokasi yang dikantongi PT GDS yang dikeluarkan oleh Bupati Samosir ternyata sudah berakhir 1 Mei 2013. Sementara, berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2011 yang direvisi pada tahun 2013 tentang analisis terhadap kerusakan lingkungan dapat disimpulkan bahwa daerah tersebut termasuk kepada daerah di dalam peta indikatif penundaan izin baru.


Selain itu, tim juga menemukan kawasan tersebut merupakan kawasan lindung, tepatnya di Lae Renun. "Di kawasan ini, PT GDS sudah menghabisi pohon yang tadinya berada di sisi kiri dan kanan sungai yang merupakan sumber mata air dan mengalir ke Sianjurmula-mula dan daerah lain di bawahnya," kata Hidayati seraya menambahkan hingga kini, penebangan serta pengangkutan kayu masih tetap berjalan.

Dikatakan Hidayati, terkait izin lokasi yang dikeluarkan oleh Bupati Samosir, sebenarnya bupati telah menekankan kepada perusahaan, wajib menyampaikan penyajian informasi lingkungan (PIL), yang artinya identik dengan dokumen lingkungan. Selain itu, perusahaan juga harus menyediakan sarana dan prasarana pengendalian pencemaran lingkungan.

"Namun faktanya, PT GDS tidak mengikuti arahan Bupati Samosir dan sampai saat ini tidak terdapat ijin lingkungan apapun sebelum melakukan penebangan," sebut Hidayati.

Kata Hidayati, harusnya PT GDS lebih dulu mengurus izin perkebunan, baru mendapatkan ijin pemanfaatn kayu (IPK). Pada saat pengurusan izin perkebunan itulah yang harus dilengkapi amdal atau UKL/UPL. "Sehingga dengan kajian lingkungan dapat diketahui layak atau tidak layak suatu kegiatan terhadap lingkungan. Apalagi kawasan tersebut termasuk dalam Inpres Moratorium Penebangan Hutan dan penundaan izin baru, termasuk kawasan Tele meskipun masuk areal penggunaan lain atau APL," papar Hidayati.

Terakhir dia menyebut, BLH Provinsi Sumatera Utara dalam waktu dekat akan memanggil para ahli lingkungan untuk menganalisis lebih dalam mengenai dampak penebangan. Sementara hasil analisis Tim Terpadu akan segera disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk mendapat petunjuk dan arahan sesuai peraturan berlaku. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Regional
Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Regional
Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Regional
Pengakuan Motivator yang Tempeleng 10 Siswa, Khilaf Memukul karena Murid Tertawa

Pengakuan Motivator yang Tempeleng 10 Siswa, Khilaf Memukul karena Murid Tertawa

Regional
WJIS 2019, Investor Sepakat Kucurkan Rp 53,8 Triliun untuk Jawa Barat

WJIS 2019, Investor Sepakat Kucurkan Rp 53,8 Triliun untuk Jawa Barat

Regional
PKS Jabar Targetkan Kuasai 4 Wilayah di Pilkada 2020

PKS Jabar Targetkan Kuasai 4 Wilayah di Pilkada 2020

Regional
Satu Keluarga Penumpang Sedan Terbakar di Jalan Tol Sumatera Baru Pulang Kondangan

Satu Keluarga Penumpang Sedan Terbakar di Jalan Tol Sumatera Baru Pulang Kondangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X