Kompas.com - 02/06/2013, 16:22 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KEDIRI, KOMPAS.com - Ade Juwita (45), seorang sopir truk pengangkut semen asal Blok Senen, Desa Majalengka, Kecamatan Leuimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, ditemukan tewas di dalam kendaraan yang sedang di parkir di terminal truk kawasan Terminal Lama, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (2/6/2013).

Ade ditemukan sekitar pukul 11.30 siang, posisinya dalam keadaan terduduk bersandar pada kursi samping kiri tempat duduk sopir dari kendaraan truk tronton putih bernomor polisi H 1510 YX milik Maman, salah satu rekannya sesama sopir. Kondisi jasadnya pun sudah dalam keadaan kaku.

"Dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda luka fisik. Namun untuk hasil pastinya nunggu pemeriksaan medis," kata Aiptu Peni, Kepala Unit Humas Polsek Pesantren saat ditemui usai olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan mayat.

Shobirin (36), saksi sekaligus kenek Ade yang pertama kali mengetahui peristiwa itu menuturkan, ia awalnya penasaran terhadap Ade yang tidak kunjung mengajaknya sarapan, padahal hari sudah menjelang siang. Ia lalu memberanikan diri menghampiri tempat Ade beristirahat tidur sejak pukul 12 semalam.

"Waktu saya lihat, dari perutnya sudah tidak ada tanda nafas lagi. Lalu saya panggil orang-orang sekitar," kata Shobirin.

Shobirin menambahkan, keberadaannya di Kediri dari Palimanan sejak Selasa pekan lalu untuk mengantar material semen di sebuah distributor semen di kawasan Jalan Pol Imam Bahri, Pesantren. Karena bongkar muatan baru dilakukan pada Senin besok, mereka memutuskan untuk beristirahat di terminal truk bersama rekannya yang lain.


Sedangkan kondisi kesehatan Ade, menurut Shobirin, memang sedikit drop. Sepanjang perjalanan dari Jawa Barat itu menurutnya Ade sering mengeluh mual dan kerap muntah setiap habis makan. "Kalau sakit apa saya gak tahu. Dia hanya sering mengeluh mual," kata Shobirin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini jenazah Ade dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara beberapa saksi termasuk Shobirin, dimintai keterangan di Mapolsek Pesantren. 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.