Akui Ada Intoleransi, JK Setuju SBY Terima Penghargaan

Kompas.com - 01/06/2013, 14:33 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan World Statesman Award dari organisasi Appeal of Conscience Foundation (ACF).

Sebagai pemimpin negara, kata JK, SBY layak menerima penghargaan tersebut. Politisi senior Partai Golkar ini menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan simbol kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Meskipun demikian, dia tidak memungkiri Indonesia masih dibayang-bayangi berbagai peristiwa intoleransi.

"(Penghargaan) ini untuk kepentingan seluruh bangsa. Bahwa bagaimana pun Indonesia ini masyarakatnya plural, dan iya masih ada kejadian (intoleransi)," kata Kalla seusai menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila, di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu, (1/6/2013).

JK pun bahkan sudah mengucapkan selamat kepada SBY atas penghargaan itu.

Seperti diberitakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan tersebut pada Kamis (30/5/2013) waktu setempat atau Jumat pagi WIB, di Garden Foyer, Hotel The Pierre, New York, Amerika Serikat.

Dalam sambutannya, SBY mengucapkan terima kasih atas penghargaan itu dan mendedikasikan penghargaannya pada rakyat Indonesia.

ACF adalah sebuah organisasi lintas keyakinan yang bermarkas di New York, Amerika Serikat. Setiap tahunnya, ACF memberi penghargaan ini kepada pemimpin dunia yang mendukung misi yayasan ini untuk menggalang toleransi beragama dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

    6 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Rejowinangun Magelang Diperketat

    Regional
    Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

    Kisruh Lahan Sirkuit MotoGP Mandalika, Warga yang Bertahan dan Mereka yang Terus Membangun

    Regional
    Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

    Abai Protokol Kesehatan, 2 Pusat Keramaian di Samarinda Ditutup

    Regional
    Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

    Satu Karyawannya Positif Corona, BPJS Kesehatan Lhokseumawe Tutup Sepekan

    Regional
    Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

    Menangis Pulang ke Rumah, Bocah 5 Tahun Ternyata Jadi Korban Pencabulan Tetangga

    Regional
    Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

    Gegara Hujan Deras Beberapa Jam, Banjir Bandang Terjang Cicurug Sukabumi

    Regional
    Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

    Korupsi Uang Nasabah Rp 2,1 Miliar untuk Judi Bola Online, Pegawai BRI Ditahan

    Regional
    Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

    Bosan Diisolasi, Pasien Positif Covid-19 di Indramayu Kabur dari RS

    Regional
    Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

    Rutan Polres Nunukan Penuh Sesak, Tahanan Terpaksa Tidur Bergiliran Tiap Dua Jam

    Regional
    5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

    5 Dokter Magang Positif Covid-19, 3 Puskesmas di Kaltim Ditutup Sementara

    Regional
    Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

    Cerita Warga Masak Beras Bansos Bercampur Biji Plastik di Cianjur

    Regional
    Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

    Sebulan Dirawat, Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Ambon Meninggal

    Regional
    Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

    Setelah Klaster Keluarga, Penularan Covid-19 Merambah ke Klaster Perkantoran

    Regional
    Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

    Kontak dengan Menteri Agama, Sekda dan Gubernur NTB Negatif Covid-19

    Regional
    Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

    Kontak dengan Ketua KPU, Pj Wali Kota Makassar: Saya Cukup Rapid Test

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X