Kompas.com - 31/05/2013, 07:51 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Hari tanpa tembakau sedunia 2013 yang jatuh setiap tanggal 31 Mei tahun ini mengambil tema "Tolak Iklan, Promosi, dan Sponsor Rokok". Maka Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ezki Suyanto meminta kepada semua media elektronik khususnya untuk tidak menayangkan satu pun iklan rokok di hari tersebut.

Ezki mengatakan hal ini diharapkan menjadi rintisan untuk meniadakan iklan rokok di media. "Selama ini iklan rokok masih boleh ditayangkan di atas jam 21.30. Namun kami ingin iklan rokok sudah tidak ditayangkan sama sekali," katanya dalam diskusi dengan tema "Polemik Iklan Rokok" yang diadakan Komisi Nasional Pengendalian Tembakau, Kamis (30/5/2013) di Jakarta.

Ezki juga meminta masyarakat dapat menjadi saksi tidak ditayangkannya iklan rokok di Hari Tanpa Tembakau besok. Iklan rokok seperti yang diketahui merupakan daya tarik yang baik, terutama bagi remaja dan anak untuk mencoba rokok.

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Kartono Mohamad mengatakan, iklan rokok seharusnya bisa dilarang ditayangkan layaknya minuman beralkohol. "Keduanya sama-sama merugikan kesehatan," ujarnya.

Bahkan, imbuh Kartono, iklan susu formula yang sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan bisa dilarang, apalagi rokok yang sudah jelas merugikan kesehatan. Iklan susu formula dilarang karena dapat mengganggu program ASI ekskusif enam bulan.

Ezki mengatakan, iklan, promosi, dan sponsor rokok dapat ditekan melalui menggantinya dengan produk lain. Kuncinya dengan melakukan pendekatan ke produsen lain agar memasang iklan, melakukan promosi, dan menjadi sponsor sebanyak yang produsen rokok bisa lakukan.

"Media atau promotor harus tegas menolak iklan, promosi, atau sponsor rokok," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mengenal Kanker Ovarium: Gejala, Penyebab, Jenis, hingga Stadiumnya

    Mengenal Kanker Ovarium: Gejala, Penyebab, Jenis, hingga Stadiumnya

    Oh Begitu
    Polusi Udara Mempersulit Serangga Penyerbuk Temukan Tanaman

    Polusi Udara Mempersulit Serangga Penyerbuk Temukan Tanaman

    Oh Begitu
    Dorce Gamalama Idap Alzheimer, Ketahui Gejala hingga Cara Mencegahnya

    Dorce Gamalama Idap Alzheimer, Ketahui Gejala hingga Cara Mencegahnya

    Oh Begitu
    Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

    Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

    Oh Begitu
    Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

    Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

    Oh Begitu
    Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

    Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

    Oh Begitu
    Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

    Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

    Oh Begitu
    Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

    Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

    Oh Begitu
    Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

    Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

    Oh Begitu
    Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

    Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

    Oh Begitu
    Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

    Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

    Oh Begitu
    Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

    Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

    Oh Begitu
    [POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

    [POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

    Oh Begitu
    Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

    Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

    Oh Begitu
    5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

    5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

    Oh Begitu
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.