Kasus Beras Bulog Oplosan Tunggu Hasil Lab - Kompas.com

Kasus Beras Bulog Oplosan Tunggu Hasil Lab

Kompas.com - 30/05/2013, 21:31 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Kelanjutan penyelidikan kasus dugaan pengoplosan beras miskin oleh Bulog Divre Lampung masih menunggu hasil uji laboratorium. Kasus ini ditangani Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari tim Polda Lampung dan hasil uji lab di BPOM (Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan) Lampung serta Labkesda (Lab Kesehatan Daerah). Kasus ini kini ditangani bersama dengan Polda Lampung," tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris (Pol) Musa Tampubolon, Kamis (30/5/2013).

Pada pertengahan Mei lalu, jajaran dari Reskrim Polresta Bandar Lampung menggrebek gudang Bulog Divre Lampung di Campang Raya, Bandar Lampung. Polisi menduga sejumlah pekerja dan staf Bulog mengoplos beras miskin dengan beras yang kurang laik konsumsi dari Jawa Timur.

Polisi telah memeriksa sembilan saksi dalam kasus itu. Mereka adalah para mandor, pekerja gudang dan staf Bulog Divre Lampung. Sejauh ini, belum ada tersangka dalam kasus ini.

Namun, kasus ini memunculkan reaksi dari sejumlah pihak, khususnya DPRD Provinsi Lampung. Komisi A DPRD Lampung sempat memanggil pihak Bulog dan mengecam masih adanya temuan kualitas raskin yang buruk.

Kasus teranyar terjadi di Pesawaran dan dugaan pengplosan beras di gudang Bulog Divre Lampung itu.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan
Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

KPK Cegah 38 Anggota DPRD Sumatera Utara ke Luar Negeri

Nasional

Close Ads X